Sabtu 28 Aug 2021 12:07 WIB

MUI Jakarta Gelar Vaksinasi dan Santunan 100 Anak Yatim

Anies sebut MUI selalu melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk umat

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Esthi Maharani
MUI DKI Jakarta mengadakan vaksinasi Covid-19 di Jakarta Islamic Centre (JIC) / Ilustrasi
Foto: Dok. JIC
MUI DKI Jakarta mengadakan vaksinasi Covid-19 di Jakarta Islamic Centre (JIC) / Ilustrasi

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi DKI Jakarta menggelar Vaksinasi dan santunan 100 anak yatim, Sabtu (28/8) di Convention Hall Jakarta Islamic Centre. Ketua Bidang Perempuan, Remaja dan Keluarga (PRK) MUI DKI Jakarta, Nuraini Saefullah, mengatakan kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mensyiarkan bulan Muharram sekaligus berupaya untuk turut memutus tali rantai pandemi Covid-19.

"Alhamdullilah, acara vaksinasi dan santunan anak yatim bisa kita laksanakan dalam rangka  mensyiarkan bulan Muharram dan peduli kepada anak yatim. Acara ini juga dirangkaikan dengan vaksinasi yang diikuti 300 pimpinan dan anggota Majlis Taklim dari lima wilayah kota di Jakarta" ujarnya dalam keterangan yang didapat Republika, Sabtu (28/8).

Gubernur DKI Jakarta Anis R. Baswedan mengapresiasi kinerja MUI DKI Jakarta melalui bidang PRK. MUI disebut selalu melaksanakan kegiatan yang bermanfaat untuk umat dan masyarakat, seperti contoh khotmil Qur'an, doa bersama, vaksinansi dan santunan yatim. Ia juga mengatakan ibu-ibu adalah tiang keluarga dan pilar dari masyarakat. Ke depannya, Jakarta dipercaya akan terkendali karena setiap pihak tahu ibu adalah tiang keluarga.

"Saat ibu bergerak semua bisa bergerak serta bekerja, ketika ibu turun tangan, semuanya lancar," ujar Anis dalam sambutannya.

 

Ia juga meyakini, jika pimpinan dan pemimpinnya telah divaksin Insya Allah, umat akan mengikutinya. Sampai saat ini, jumlah warga Jakarta yang sudah di vaksin sekitar 5,9 juta masyarakat.

Untuk itu, Pemprov DKI Jakarta disebut selalu mendorong agar target vaksinasi Covid-19 dapat tercapai, sehingga Jakarta bisa lebih tenang.

Ketika jajaran pimpinan MUI DKI Jakarta atau para panutannya sudah vaksinansi, ia meyakini umatnya juga akan ikut divaksin. Hal ini menurut Anies perlu diikhtiarkan.

"Menurut catatan terkahir, jumlah yang perlu vaksinansi untuk warga Jakarta harus kita tingkatkan. Bagi kami target sudah melampui 106 persen yang di vaksin, tapi kami tetap berusaha agar Jakarta bisa seperti sedia kala," kata dia.

Diakhir sambutannya, ia mengatakan vaksin bukan untuk mencegah penularan, akan tetapi mencegah pemberatan. Ia berharap setiap keluarga dapat memahami pentingnya vaksinasi, sehingga Jakarta kembali aman, solid, dan kembali ke hidup yang normal lagi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement