Rabu 01 Sep 2021 10:01 WIB

10 Muharam Diusulkan Jadi Hari Anak Yatim Nasional

Momentum 10 Muharam diusulkan sebagai Hari Anak Yatim Nasional.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agung Sasongko
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat diwawancara di Kota Tasikmalaya, Rabu (14/4).
Foto: Republika/Bayu Adji P
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum saat diwawancara di Kota Tasikmalaya, Rabu (14/4).

IHRAM.CO.ID,  BANDUNG -- Momentum 10 Muharam diusulkan sebagai Hari Anak Yatim Nasional. Usulan itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum saat menghadiri acara Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim dalam rangka Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Muharam 1443 Hijriah via konferensi video dari Rumah Singgah Wagub Jabar di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (31/8).

Menurut Uu, bersedekah kepada anak yatim pada bulan Muharam merupakan sebuah kemuliaan. Meski bersedekah di bulan lain tetap merupakan ibadah yang mulia, tetapi bulan Muharam sering disebut sebagai lebarannya anak yatim. 

Baca Juga

"Bulan Muharam bulan kemenangan, bulan kedamaian, bulan ketenangan, karena bulan Muharam termasuk PHBI yang selalu dilaksanakan oleh umat Islam Indonesia," ujar Uu. 

Uu mengatakan, PHBI pada momentum 10 Muharam merupakan bagian dari syiar Islam dalam menggelorakan spirit Kemuliaan Islam dan kaum muslimin.

Tentu dengan syiar tersebut, kata dia, diharapkan dapat membawa hikmah dan kebaikan. Apalagi di saat pandemi, selain ikhtiar yang terus dilakukan pemerintah dan berbagai pihak, penguatan spiritualitas juga mutlak dilakukan.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement