9 Pandangan Keliru Soal Islam di Barat

Selasa , 14 Sep 2021, 06:45 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Agung Sasongko
Kelompok Muslim Amerika Serikat mengampanyekan anti Islamofobia
Kelompok Muslim Amerika Serikat mengampanyekan anti Islamofobia

7. Muslim tidak percaya pada Yesus atau tidak menghormati ajarannya

 

Terkait

Yesus adalah seorang Nabi dalam Islam, yakni Nabi Isa AS, sama seperti Nabi Muhammad. Gagasan bahwa umat Islam tidak percaya kepada Yesus berakar pada "pembedaan" kelompok agama.

"Muslim percaya pada semua nabi yang disebutkan dalam wasiat lama dan baru dari Alkitab," kata Mogahed.

"Muslim melihat Muhammad sebagai nabi terakhir, bukan yang pertama dan satu-satunya, seperti banyak orang yang salah percaya." 

Faktanya, ada banyak ayat dalam Alquran yang mengisahkan Maryam ibu Nabi Isa. "Yesus memiliki peran yang sangat menonjol dalam Islam, dan dia dicintai umat Islam seperti halnya Muhammad," katanya. 

8. Muslim ingin membawa syariah ke Barat

Syariah telah menjadi kata negatif di Barat, dan kadang-kadang ditafsirkan secara tidak sesuai dengan demokrasi. Syariah adalah seperangkat pedoman yang diambil dari Alquran dan ajaran Nabi Muhammad yang dirancang untuk membantu umat Islam menjalani cara hidup yang bermoral dan etis.

"Orang-orang telah mengembangkan kesalahpahaman tentang hal itu karena informasi yang salah yang dibagikan melalui media, budaya pop, dan RUU anti-syariah yang berkontribusi pada histeria," kata Chaudry.

Faktanya, yang termasuk bagian dari syariah adalah bahwa umat Islam harus mematuhi hukum negara tempat mereka tinggal. Bahkan negara-negara mayoritas Muslim tidak sepenuhnya mengadopsi atau mengikuti syariah, tetapi campuran hukum yang ditinggalkan oleh kolonialisme Eropa dan syariah.