Taliban Larang Cukur Janggut, Pemilik Pangkas Rambut Protes

Selasa , 28 Sep 2021, 18:00 WIB Reporter :Dwina Agustin/ Redaktur : Agung Sasongko
Anggota Taliban duduk di depan mural yang menggambarkan seorang wanita di balik kawat berduri di Kabul, Afghanistan, Selasa, 21 September 2021.
Anggota Taliban duduk di depan mural yang menggambarkan seorang wanita di balik kawat berduri di Kabul, Afghanistan, Selasa, 21 September 2021.

Pemilik pangkas rambut lainnya, Sher Afzal, mengatakan bahwa keputusan tersebut melukai hati yang terdalam. "Jika seseorang datang untuk potong rambut, mereka akan kembali kepada kami setelah 40 hingga 45 hari, sehingga mempengaruhi bisnis kami seperti bisnis lainnya,” katanya.

 

Terkait

Selama pemerintahan Taliban sebelumnya di Afghanistan, kelompok tersebut menganut interpretasi Islam yang keras sesuai tafsirannya. Sejak menguasai Kabul pada 15 Agustus dan kembali mengambil alih negara itu, dunia telah mengamati untuk melihat sikap mereka akan menciptakan kembali pemerintahan ketat pada akhir 1990-an.

 

Beberapa indikasi muncul pada Sabtu (25/9), ketika anggota Taliban membunuh empat tersangka penculik dan kemudian menggantung tubuh penculik tersebut di alun-alun kota barat Herat.