Jumat 01 Oct 2021 11:20 WIB

China Komit Dorong Pembicaraan Damai Israel-Palestina

Chin berharap Palestina dan Israel akan mengambil kesempatan membangun momentum.

Rep: Kamran Dikarma/ Red: Agung Sasongko
 Polisi Israel melakukan manuver melalui kompleks Masjid Al Aqsa setelah shalat Jumat untuk membersihkan protes perayaan enam tahanan Palestina yang baru-baru ini keluar dari Penjara Gilboa, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (10/9).
Foto: AP/Mahmoud Illean
Polisi Israel melakukan manuver melalui kompleks Masjid Al Aqsa setelah shalat Jumat untuk membersihkan protes perayaan enam tahanan Palestina yang baru-baru ini keluar dari Penjara Gilboa, di Kota Tua Yerusalem, Jumat (10/9).

IHRAM.CO.ID, BEIJING – Utusan Tetap Cina untuk PBB Geng Shuang menyebut, Beijing berkomitmen terhadap proses perdamaian di Timur Tengah. Salah satunya, pembicaraan damai Israel-Palestina.

Geng mengungkapkan, pada akhir Agustus lalu, Palestina dan Israel telah memiliki beberapa kontak tingkat tinggi. Salah satunya adalah pertemuan Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

Baca Juga

“Cina berharap Palestina dan Israel akan mengambil kesempatan untuk terus membangun momentum, secara bertahap membangun kembali kepercayaan, berkomitmen pada pilihan strategis pembicaraan damai, dan melanjutkan dialog pada pijakan yang sama,” kata Geng pada Rabu (29/9), dikutip laman China Global Television Network (CGTN).

Dia mengungkapkan, pekan lalu Dewan Keamanan PBB dan Liga Arab telah melakukan pertukaran pandangan mendalam tentang situasi regional, termasuk masalah Palestina. Geng menekankan, negaranya mendukung penguatan koordinasi serta kerja sama antara Dewan Keamanan, Liga Arab, dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

 

“Cina mendukung diadakannya konferensi perdamaian internasional yang dipimpin PBB dengan partisipasi anggota tetap Dewan Keamanan dan berbagai pemangku kepentingan dalam proses perdamaian Timur Tengah,” ujar Geng.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement