Rabu 20 Oct 2021 09:22 WIB

Yang Dikerjakan Setan Jelang Kelahiran Nabi Muhammad

Iblis berusaha menembus pintu langit ketujuh untuk mencuri kabar berita terbaru

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Esthi Maharani
Rasulullah SAW. Ilustrasi
Foto: Republika/Kurnia Fakhrini
Rasulullah SAW. Ilustrasi

IHRAM.CO.ID, KAIRO -- Para ulama telah bersepakat bahwa Nabi Muhammad Saw lahir pada hari Senin bulan Rabiul Awwal di tahun Gajah. Namun ada berbagai pendapat tentang tanggal berapa Nabi lahir. Ibnu Katsir mengatakan, pendapat tersebut di antaranya menyebut Nabi lahir pada tanggal 2, 8, 10, 12, 17, dan 22.

Terlepas dari hal itu, sebetulnya apa yang setan kerjakan di hari kelahiran Nabi Muhammad Saw?

Pusat fatwa Dar al-Iftaa Mesir menjelaskan, iblis berusaha menembus pintu langit ketujuh untuk mencuri kabar berita terbaru dari langit untuk dijadikan sebagai dasar penyesatan umat manusia. Namun mereka gagal menembusnya.

Lalu iblis berteriak kepada rekan-rekannya yang lain agar segera berkumpul. Lalu iblis tersebut ditanya, "Ada apa, apa yang membuat kau ketakutan?" Lalu iblis itu menjawab:

 

"Celakalah kalian, aku terus gagal menembus langit dan bumi dari semalam. Ada peristiwa besar yang telah terjadi di bumi sebagaimana apa yang terjadi saat Tuhan menciptakan (Nabi) Isa, putra Maryam. Maka pergilah dan lihat apa yang terjadi."

Setan-setan pun berpencar untuk memastikan apa gerangan yang sedang terjadi. Kemudian mereka berkumpul kembali dan berkata, "Kami tidak menemukan apa-apa."

Karena tidak mendapatkan informasi apapun, iblis turun ke bumi dan mengelilinginya untuk mencari tahu sebetulnya apa yang sedang terjadi. Kemudian sampailah ia di al-Haram, tempat suci yang dikelilingi malaikat. Iblis itu masuk tapi tidak berhasil. Hingga kemudian ia berubah menjadi burung kutilang, lalu berhasil masuk hingga menemui jibril.

Iblis bertanya kepadanya, "Apa yang sedang terjadi di bumi ini?" Lalu jibril menjawab, "Muhammad lahir." Iblis berkata lagi, "Apakah saya dapat bagian di dalamnya?" Jibril menjawab, "Tentu tidak."

Iblis bermaksud ingin melancarkan serangan tapi pada akhirnya ia dikurung selama 40 hari dan tahtanya ditenggelamkan juga selama 40 hari. Semua patung-patung berhala menjerit-jerit. Mereka mendengar suara begini:

"Wahai keluarga Quraisy, kabar gembira telah datang kepada kalian. Pemberi peringatan telah datang. Ia bersama kemuliaan abadi dan merupakan penutup para nabi dan rasul..."

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement