Paus Fransiskus Dukung Solusi 2 Negara Palestina Israel

Jumat , 05 Nov 2021, 21:22 WIB Reporter :Idealisa Masyrafina/ Antara/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Kiri) dan Paus Fransiskus.
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (Kiri) dan Paus Fransiskus.

IHRAM.CO.ID, VATIKAN—  Presiden Palestina Mahmud Abbas mengadakan audiensi pribadi dengan Paus Fransiskus dan bertemu dengan pejabat tinggi Vatikan, Kamis (4/11).

 

Terkait

Paus Fransiskus menegaskan dukungannya untuk solusi dua negara dalam konflik Israel-Palestina.

Baca Juga

Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan pemimpin spiritual dunia Katolik membahas perlunya hidup berdampingan secara damai di atas perbedaan agama dan tujuan solusi dua negara di Tanah Suci, menurut Kantor Berita resmi Vatikan.

Keduanya sepakat bahwa perlu dilanjutkan kembali pembicaraan langsung antara Palestina dan Israel untuk mencapai solusi dua negara, dengan bantuan upaya yang lebih agresif dari komunitas internasional.

Abbas dan Paus mencatat bahwa "Yerusalem harus diakui semua pihak sebagai sebuah tempat pertemuan dan bukan tempat konflik, dan bahwa statusnya harus menjaga identitas dan nilai universalnya sebagai Kota Suci bagi semua ketiga agama Ibrahim, juga melalui status khusus yang dijamin secara internasional."

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al Aqsa berdiri, selama Perang Arab-Israel 1967. Israel mencaplok seluruh kota pada 1980, sebuah langkah yang tidak pernah diakui komunitas internasional.

Al Aqsa merupakan situs paling suci ketiga bagi umat Muslim.Kedua pemimpin itu lantas membicarakan soal "urgensi upaya untuk mencapai perdamaian, menghindari penggunaan senjata serta melawan segala bentuk ekstremisme dan fundamentalisme," menurut Vatican News.   

Menurut rekaman yang dirilis Vatikan, Paus dan Abbas bertukar hadiah dan kemudian berpegangan tangan saat Abbas mendoakan kesehatan dan kekuatan yang baik bagi Paus di masa depan.

Menurut laporan Vatican News, ini adalah pertemuan keenam mereka di Vatikan. Abbas memberi Paus sebuah representasi dalam damar Gua Kelahiran, sebuah gua bawah tanah di Betlehem tempat orang Kristen percaya bahwa Yesus dilahirkan.

Selama perjalanannya, Abbas juga bertemu dengan Perdana Menteri Italia Draghi dan kepala negara negara itu, Presiden Sergio Mattarella. Pada pertemuan mereka, Rabu, Draghi menyatakan dukungannya untuk dimulainya kembali dialog bilateral dan solusi dua negara yang adil, berkelanjutan dan dinegosiasikan.   

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini