Ke Saudi, Menag Belum Bisa Sampaikan Soal Umroh dan Haji

Senin , 22 Nov 2021, 15:27 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Esthi Maharani
Dalam foto yang diambil dengan kecepatan rana lambat ini, jamaah umroh mengelilingi Ka
Dalam foto yang diambil dengan kecepatan rana lambat ini, jamaah umroh mengelilingi Ka

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diketahui tengah berada di Arab Saudi. Kunjungannya ke Kerajaan berlangsung hingga 24 November dan dipenuhi dengan pertemuan bersama beberapa Pejabat Saudi.

 

Terkait

"(Menag) Sampai Kamis, 24 November. Pertemuan dengan Menteri Urusan Islam, Dakwah, dan Penyuluhan Arab Saudi, Gubernur Makkah, Pangeran Kholid Bin Faisal, selaku Ketua Komite Pusat untuk Urusan Haji," ujar Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali, saat dihubungi Republika, Senin (22/11).

Baca Juga

Tak hanya itu, Menag Yaqut juga disebut akan menghadiri pertemuan bersama Menteri Urusan Haji dan Umrah, Dr. Taufiq Fauzan Rabiah, serta Gubernur Madinah, Pangeran Faisal Bin Salman.

Di sisi lain, Konsul Jenderal RI Jeddah Eko Hartono menyebut pertemuan dengan Gubernur Makkah telah berlangsung Ahad (21/11) kemarin. Pertemuan ini dilakukan dalam rangka silaturahim, mengingat Khalid bin Faisal Al Saud juga terlibat dalam pelaksanaan haji.

"Intinya kedua pihak sepakat terus meningkatkan persahabatan dan saling pengertian. Kalau terkait umroh dan haji belum bisa saya sampaikan, baru hari ini rencana bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah," ujar dia.

Selama pertemuan tersebut, Konjen Eko menyebut respon dari Gubernur Makkah baik. Ia merasa sangat senang dengan kedatangan Menag, serta mengakui jika jamaah Indonesia tertib dan disiplin.

Dalam keterangan yang didapat Republika, Menag Yaqut bertemu dengan Gubernur Makkah Khalid bin Faisal Al Saud di Kantor Gubernur Makkah. Kala itu, disampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia.

Ia juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk kembali memberangkatkan jamaah umroh. Menurutnya, Kementerian Agama terus melakukan edukasi kepada calon jamaah agar disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan.

"Pemerintah Indonesia juga telah melakukan vaksinasi untuk calon jemaah haji dan umroh. Dalam rangka mengupayakan kesehatan bagi calon jemaah umroh, Kementerian Agama membuat kebijakan umroh satu pintu," kata dia.

Kebijakan lainnya yang dibahas berkaitan dengan PCR bagi calon jemaah umroh. Menurut Menag, itu akan difokuskan pada fasilitas kesehatan di Indonesia yang direkomendasikan oleh pemerintah Saudi.

"Untuk mengobati kerinduan umat Islam di Indonesia, saya juga menyampaikan harapan untuk segera dibukanya kembali penyelenggaraan umroh 1443 H. Indonesia siap menjalankan ketentuan yang ditetapkan oleh Pemerintah Saudi Arabia," lanjutnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini