Sebanyak 9,4 Juta Warga Ethiopia Utara Terancam Kelaparan

Ahad , 28 Nov 2021, 18:59 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Jumlah warga terdampak krisis pangan di Ethiopia terus meningkat. Pemandangan di wilayah bagian utara Ethiopia. (Ilustrasi)
Jumlah warga terdampak krisis pangan di Ethiopia terus meningkat. Pemandangan di wilayah bagian utara Ethiopia. (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JENEWA— Badan PBB untuk Program Pangan Dunia PBB (WFP) menyebut ada 9,4 juta orang di Ethiopia Utara membutuhkan bantuan pangan saat ini. Jumlahnya bahkan terus melonjak karena konflik yang terus berlangsung.

 

Terkait

 "Hari ini, 9,4 juta orang menjalani mimpi terburuk mereka," kata Juru Bicara badan tersebut, Thomson Phiri di Jenewa dilansir dari Saudi Gazette, Sabtu (27/11). 

Baca Juga

Menurutnya, dari orang-orang di seluruh Ethiopia Utara yang membutuhkan bantuan, lebih dari 80 persen atau 7,8 juta berada di tengah konflik. 

Lonjakan terbesar dalam jumlah terjadi di wilayah Amhara dengan 3,7 juta orang sekarang sangat membutuhkan bantuan kemanusiaan. 

Data penyaringan dari ketiga wilayah di Ethiopia Utara menunjukkan tingkat kekurangan gizi antara 16 dan 28 persen untuk anak-anak. 

Yang lebih mengkhawatirkan, hingga 50 persen wanita hamil dan menyusui yang diperiksa di Amhara dan Tigray juga ditemukan kekurangan gizi. 

Menurut juru bicara WFP, konvoi yang membawa 2.200 metrik ton makanan penyelamat diperkirakan akan tiba di Mekele (di Tigray) dalam beberapa hari mendatang. 

Sebanyak 35 truk telah tiba sejauh ini dan lebih banyak kendaraan yang memuat makanan dari Kombolcha sedang dikirim ke Tigray Selatan.  

Phiri juga menambahkan, satu juta liter bahan bakar juga dibutuhkan untuk dapat menjangkau 7,8 juta orang di belakang garis pertempuran. 

"Kelaparan belum diumumkan di Ethiopia tapi kami benar-benar kehabisan kata-kata untuk menangkap dengan tepat situasi yang sedang berlangsung di depan mata kami, tapi...itu adalah definisi buku teks tentang krisis kemanusiaan," katanya. 

Awal pekan ini WFP mengirimkan makanan ke lebih dari 10 ribu orang di kota Amhara, Dessie dan Kombolcha. 

Ini adalah distribusi pertama yang terjadi di sana sejak diambil alih oleh pasukan Tigray hampir sebulan yang lalu.  WFP hanya diberikan akses penuh ke gudangnya di wilayah tersebut pekan lalu. 

Hingga saat ini, WFP telah menjangkau lebih dari 3,2 juta orang dengan bantuan makanan dan nutrisi darurat di seluruh Ethiopia Utara, termasuk 875 ribu ibu dan anak yang rentan dengan makanan yang diperkaya nutrisi. 

Di Amhara, WFP telah menjangkau lebih dari 220 ribu orang dengan bantuan makanan dan gizi dan meningkat hingga mencapai 650 ribu orang.  Di Afar, WFP telah mendistribusikan makanan kepada 124 ribu orang dari target 534 ribu.   

Phiri menyerukan tindakan segera untuk diambil guna membantu WFP memberikan bantuan selama enam bulan ke depan.

Setidaknya Rp 4,6 triliun dalam pendanaan diperlukan untuk Ethiopia Utara, dengan Rp 8,3 triliun untuk menyelamatkan dan mengubah kehidupan 12 juta orang di seluruh negeri selama enam bulan ke depan. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini