Identifikasi Varian Unicorn Menurut Penemunya

Selasa , 30 Nov 2021, 20:20 WIB Reporter :Santi Sopia/ Redaktur : Agung Sasongko
Gambar pertama varian omicron dirilis oleh pakar dari ANSA, Italia. Peneliti membandingkan mutasi yang terjadi pada spike protein omicron dibandingkan dengan varian delta.
Gambar pertama varian omicron dirilis oleh pakar dari ANSA, Italia. Peneliti membandingkan mutasi yang terjadi pada spike protein omicron dibandingkan dengan varian delta.

Varian Omicron memiliki lebih dari 50 mutasi dengan lebih dari 30 protein lonjakan yang meningkatkan kemampuan virus untuk menginfeksi tubuh. "Ini lebih seperti Frankenstein daripada yang lain. Itu selalu sesuatu yang baru. Maksud saya, virus itu terus mengejutkan kita,” lanjut ahli virus tersebut.

 

Terkait

Beberapa negara, termasuk AS, kini diketahui melarang perjalanan dari beberapa negara di Afrika selatan dalam upaya mencegah penyebaran.

Tim Sigal bekerja sama dengan ilmuwan lain untuk mengetahui apakah varian tersebut lebih menular atau menurunkan kekebalan tubuh. Laboratorium telah menerima beberapa permintaan untuk sampel Omicron, yang sedang dikemas dan dikirim ke lembaga penelitian lain di seluruh negeri. 

Para ilmuwan akan mengetahui dalam waktu sekitar 10 hari apakah vaksinasi mampu menghentikan Omicron? Tetapi Sigal meyakini vaksin saat ini masih akan memberikan perlindungan terhadap penyakit parah dan rawat inap.

Namun Sigal memperingatkan bahwa selama Afrika tertinggal dalam vaksinasi, virus akan terus bermutasi. Omicron diketahui lebih banyak menginfeksi kaum muda di Afrika. Adapun dokter di Afrika Selatan jugga mengonfirmasi jika sebagian besar penderita yang terinfeksi memiliki gejala cukup ringan