Rabu 01 Dec 2021 18:00 WIB

Ini Motivasi Al-Shaikh Mengulas Mercusuar Alexandria

Ada motivasi kuat bagi Yusuf Ibnu Al-Shaik Al-Balawi mengulas Mercusuar Alexandria.

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko
Mercusuar Alexandria (ilustrasi)
Mercusuar Alexandria (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Ada motivasi kuat bagi Yusuf Ibnu Al-Shaik Al-Balawi mengulas Mercusuar Alexandria. Di kampung halamannya, Cadiz, terdapat mercusuar yang berjarak hanya 100 meter. 

Namun, mercusuar itu di hancurkan 20 tahun sebelum al-Syaikh ber ziarah ke Makkah, tepatnya pada 1145. Mercusuar itu ditebang oleh seorang laksamana Dinasti Murabitun, Ali ibnu Isa ibnu al-Maymun untuk mengambil harta yang dikabarkan terkubur di bawahnya.

Baca Juga

Ahli geografi Granada abad ke-12, Muhammad ibnu Abu Bakar al-Zuhri sempat mendes krip sikan tentang mercusuar tersebut. Menurut dia, mercusuar di Kota Cadiz di bangun dengan tiga tingkat berbentuk persegi dan di atasnya terdapat sebuah patung seorang pria menghadap ke timur, seolah-olah melihat ke seberang lautan untuk bertemu dengan patung Poseidon yang berada di puncak mercusuar Alexandria.

Deskripsi al-Zuhri tentang mercusuar itu memang kurang detail. Namun, di mata seorang pembaca pada zamannya, deskripsi mercusuar itu dapat mengingatkan kepada arsitektur pra-Islam Cadiz yang indah. Setelah tindakan kejam al-Maymun, kota itu pasti telah diubah menjadi lebih buruk, dan sebagai arsitek, al-Syaikh mengetahui itu.

Pada 1165, al-Shaikh sangat tertarik pada mercusuar Alexandria. Dia menulis mercu suar Alexandria untuk mengingatkan temantemannya tentang apa yang telah hilang di Cadiz. Secara implisit, dia juga mengkritik Dinasti Murabitun yang telah menghan cur kan mercusuar di Cadiz.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement