Amerika Serikat Prihatin Pelanggaran HAM di Afghanistan

Rabu , 01 Dec 2021, 22:24 WIB Reporter :Puti Almas/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Amerika Serikat mendesak Taliban melindungi hak-hak semua warga. Ilustrasi unjuk rasa di Afghanistan
Amerika Serikat mendesak Taliban melindungi hak-hak semua warga. Ilustrasi unjuk rasa di Afghanistan

IHRAM.CO.ID, WASHINGTON — Amerika Serikat (AS) menyatakan keprihatinan mendalam atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia di Afghanistan dan meminta Taliban untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak-hak warga di negara itu.  

 

Terkait

Pernyataan tersebut datang setelah perwakilan khusus Amerika Serikat untuk Afghanistan, Thomas West, memimpin delegasi senior antarlembaga untuk membahas situasi di negara Asia Selatan tersebut di Ibu Kota Doha, Qatar. 

Baca Juga

Para pejabat menyatakan keprihatinan mendalam mengenai tuduhan pelanggaran hak asasi manusia.  

“Amerika Serikat mendesak Taliban untuk melindungi hak-hak semua warga Afghanistan,” ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Ned Price dalam sebuah pernyataan, dilansir Ani News, Rabu (1/12).  

Amerika Serikat juga mendesak Taliban untuk menegakkan dan menegakkan kebijakan amnesti umum, dan mengambil langkah-langkah tambahan untuk membentuk pemerintahan yang inklusif dan representatif. 

Price menegaskan bahwa Washington tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa sanksi Amerika tidak membatasi kemampuan warga sipil Afghanistan untuk menerima dukungan kemanusiaan dari pemerintah negara itu. 

Departemen Keuangan Amerika Serikat telah mengeluarkan izin umum untuk mendukung kelanjutan aliran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Afghanistan. 

Price mengatakan bahwa ini termasuk dalam kegiatan lain yang mendukung kebutuhan dasar manusia. 

Delegasi Amerika Serikat termasuk perwakilan dari Departemen Luar Negeri, Departemen Keuangan, Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat dan komunitas intelijen. 

Pertemuan itu terjadi pada saat krisis kemanusiaan membayangi di Afghanistan dan ekonomi negara yang dipimpin Taliban berada di ambang kehancuran. 

Delegasi Amerika Serikat juga menekankan pentingnya Taliban memenuhi komitmen publik untuk tidak membiarkan siapapun menimbulkan ancaman bagi negara manapun dari tanah Afghanistan. Hal ini termasuk tentang perjalanan yang aman bagi warga Amerika dan Afghanistan.  

“Kami memiliki komitmen khusus, perlindungan Afghanistan, hak semua warga, termasuk perempuan, anak perempuan, dan minoritas,” jelas Price. 

 

 

Sumber: aninews  

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini