Riset: Mayoritas Berita Muslim di Inggris Negatif

Jumat , 03 Dec 2021, 05:22 WIB Reporter :Umar Mukhtar/ Redaktur : Agung Sasongko
Muslim Inggris berencana mendaki gunung tertinggi di Inggris, Ben Nevis untuk mengumpulkan dana amal dan mengirim pesan anti-kebencian.
Muslim Inggris berencana mendaki gunung tertinggi di Inggris, Ben Nevis untuk mengumpulkan dana amal dan mengirim pesan anti-kebencian.

"Laporan oleh Center for Media Monitoring ini menunjukkan betapa kita sebagai jurnalis harus mempertanyakan diri kita sendiri dan pekerjaan yang kita hasilkan dalam kaitannya dengan pemberitaan Muslim dan Islam," kata pemimpin redaksi The Mirror, Alison Philips.

 

Terkait

 

Selain membuat daftar statistik yang ditemukan, CfMM telah menyuarakan rekomendasi untuk outlet media. Pertama untuk menghindari menghubungkan kepercayaan Muslim biasa dengan kejahatan, terorisme atau ekstremisme, kecuali ada alasan khusus yang dapat dibenarkan untuk melakukannya.

Kedua, menyediakan platform untuk perspektif dan suara Muslim dengan yang ketiga mendukung ini dengan representasi yang lebih tinggi dari editor Muslim. Akhirnya mendorong kesadaran dan merefleksikan potensi bias, disengaja atau tidak disengaja, dan jika diperlukan memberikan pelatihan.

Ketua CfMM Rizwana Hamid mengatakan, mengenai laporan itu pihaknya tidak berusaha menyalahkan satu pemain pun di media. "CfMM tetap berkomitmen pada media bebas yang melaporkan tanpa rasa takut atau mendukung dan meminta pertanggungjawaban mereka yang memegang kekuasaan," kata Hamid.

Hamid menambahkan, sudah saatnya industri mengakui bahwa terkadang dan terlalu sering ketika menyangkut Muslim dan Islam, itu salah. "Profesional media harus menyambut pengawasan ini, dan menerapkan rekomendasi ini untuk meningkatkan standar jurnalistik," ujarnya.

 

Penulis laporan Faisal Hanif menekankan, baik Muslim maupun Islam tidak boleh kebal terhadap kritik atau penyelidikan. "Tetapi kami berharap ini dilakukan secara adil dan hati-hati, tanpa menggunakan kiasan dan generalisasi yang sudah usang," ujarnya.