Cegah Omicron, Arab Saudi Ingatkan Kembali Jamaah Pakai Masker di Masjid-masjid

Rabu , 08 Dec 2021, 16:16 WIB Reporter :Kiki Sakinah/ Redaktur : Agung Sasongko
Petugas membagikan payung pada jamaah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.
Petugas membagikan payung pada jamaah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Laporan awal menunjukkan Omicron mungkin sangat menular, menginfeksi baik yang telah divaksinasi dan mereka yang telah sembuh dari virus sebelumnya. Akan tetapi, Omicron tampaknya kurang mematikan karena banyak dari mereka yang terinfeksi jenis baru Covid-19 itu hanya menunjukkan gejala ringan hingga sedang.

 

Terkait

Varian ini dengan cepat menyebar menjadi jenis yang dominan di antara infeksi baru di Afrika Selatan, sehingga para ahli khawatir dengan seberapa cepat jenis virus Covid-19 yang bermutasi muncul.

Pekan lalu, Arab Saudi menghentikan penerbangan dari 14 negara Afrika, termasuk Afrika Selatan, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambik, Lesotho dan Eswatini. Di sisi lain, Arab Saudi telah menggencarkan vaksinasinya dengan mengumumkan bahwa setiap orang yang berusia 18 tahun ke atas perlu mendapatkan suntikan booster sebelum Februari 2022 mendatang.

Kehidupan di Kerajaan sendiri sebagian besar telah kembali normal. Meskipun, dengan aturan harus tetap memakai masker, dilakukan tes Covid-19, menerapkan jarak sosial, dan tindakan kesehatan lainnya. Di samping itu, Saudi juga telah menghadirkan kembali acara-acara besar, termasuk balapan F1 pertama Kerajaan pada akhir pekan ini dan digelarnya kembali acara musik dan seni Musim Riyadh.

 

Adapun kasus Covid-19 berada pada titik terendah sepanjang waktu dengan rata-rata tujuh hari hanya ada 45 kasus baru. Arab Saudi telah mencatat total 550.000 kasus Covid-19 dan 8.845 kematian. Setidaknya 70 persen populasi negara itu telah menerima satu dosis vaksin dan 64 persennya telah menerima dua dosis vaksin virus corona.