Kesthuri: Alhamdulillah Kita Sudah Laik Umroh

Kamis , 09 Dec 2021, 21:39 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Kesthuri: Alhamdulillah Kita Sudah Laik Umroh. Foto: Artha Hanif berbincang bersama awak redaksi Harian Umum REPUBLIKA di Jakarta Selatan, Rabu (28/10).  (Republika/Raisan Al Farisi)
Kesthuri: Alhamdulillah Kita Sudah Laik Umroh. Foto: Artha Hanif berbincang bersama awak redaksi Harian Umum REPUBLIKA di Jakarta Selatan, Rabu (28/10). (Republika/Raisan Al Farisi)

IHRAM.CO.ID, JAKARTA--Kesatuan Tour Travel Haji Umroh Republik Indonesia (Kesthuri) bersyukur mulai dari kepastian umroh dari setelah Arab Saudi mencabut larangan masuk. Namun kapan waktunya jamaah bisa berangkat Arab Saudi belum mengumumkannya.

 

Terkait

"Alhamdulilah pertama kita sudah laik bersyukur ya bahwa setelah dapat kabar 1 Desember yang lalu Indonesia dicabut suspendnya," kata Sekjen Kesthuri Artha Hanif saat dihubungi Republika kemarin.

Baca Juga

Meski larangan masuk Arab Saudi sudah dicabut, belum bisa jamaah asal Indonesia ini diberangkatkan untuk menjalankan ibadah umroh. Pengertiannya suspend dicabut itu bahwa Indonesia sudah bisa mengoperasikan pesawat regularnya ke Bandara Saudi.

"Reguler flight yang berjadwal itu sudah bisa dioprasikan dan sudah bisa memberangkat orang dari Indonesia ke Saudi dan dari Saudi ke Indonesia itu pointnya," ujarnya.

Artha menuturkan, selama pandemi Covid-19 ini reguler flight itu distop oleh Pemerintah Arab Saudi. Hampir satu tahun Pemerintah Arab Saudi melarang warga negara Indonesia masuk negaranya.

"Jadi dengan itu dibuka suspend nya dibuka maka peluang. Ini good news bagi kita semua," katanya.

Menyusul dicabutnya larangan masuk, kini Arab Saudi telah mengizinkan beberapa negara termasuk Indonesia bisa melaksanakan ibadah umrah. Tentunya kabar ini membuka peluang umroh bisa diselenggarakan kembali meski masih pandemi.

"Dan kemudian kita mendapatkan berita pula beberapa hari setelah itu atau beberapa hari yang lalu bahwa Indonesia dan empat negara yang lain juga sudah dibuka untuk bisa melaksanakan umroh," katanya.

Artha menerangkan, jika larang masuk sudah dicabut, maka Indonesia sudah diberi kesempatan untuk mempersiapkan diri berangkat umroh. Apalagi kata dia proses visa sudah bisa diakses oleh masing-masing provider.

"Jadi kemarin umroh secara resmi dibuka  untuk lima negara termasuk Indonesia  dan  kemudian sistemnya juga kemaren dua hari yang lalu dua hari yang lalu (6/12) juga sudah dibuka Alhamdulilah," katanya.

Artinya kata Artha,  semua persyaratan teknis untuk berangkat umroh sudah lengkap, setelah sistem visa umroh sudah bisa diakses. Tinggal menunggu intruksi Arab Saudi untuk berangkat menjalankan ibadah umroh setelah dua tahu ditutup.

"Jadi Alhamdulilah semua persyaratan penting untuk bisa berangkat itu sudah kita miliki sekarang. Pertama ada pesawatnya dua sudah bisa mendapatkan visa," katanya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini