Rabu 15 Dec 2021 15:15 WIB

 Akademisi NU Dorong Pengembangan Teknologi

Kalangan akademisi di Jawa Timur mendorong agar NU mengembangkan teknologi.

Rep: Muhyiddin/ Red: Agung Sasongko
Nahdlatul Ulama

Lebih lanjut, para akademisi juga mendorong NU untuk membangun pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi skala internasional, yang didasari oleh kreativitas dan inovasi tinggi, serta memberikan jaminan profesionalisme dan penghormatan kepada hak-hak kekayaan intelektual.

Hal lain yang perlu dilakukan adalah pengembangan Big Data seperti yang terkait dengan jumlah keanggotaan, SDM, talenta, jumlah riil pesantren terafiliasi NU, lembaga pendidikan, lembaga kesehatan, pelaku ekonomi dan bisnis, dan data-data lain.

NU juga perlu menggunakan media-media baru dalam menyemai dakwah agar adaptif dengan zaman. “Penggunaan media baru dalam berdakwah oleh pendakwah NU sesuai kebutuhan jaman dan golongan sasaran dakwah,” demikian bunyi rekomendasi tersebut.

Ketua Panitia Pengarah Muktamar Ke-34 Nahdlatul Ulama Prof Muhammad Nuh berterima kasih menerima rekomendasi pemikiran dari akademisi NU yang ada di Jawa Timur. “Atas nama SC terima kasih setinggi-tingginya yang telah menyiapkan bahan-bahan ini,” katanya.

Menurut Nuh, rekomendasi ini sudah menampilkan keutuhan pemikiran dilihat dari perumusnya yang mewakili perguruan tinggi umum, perguruan tinggi keagamaan, dan perguruan tinggi bidang pendidikan. “Saya kira ini sudah mencerminkan keutuhan pandangan,” katanya.

Rekomendasi tersebut merupakan hasil dari seminar yang diselenggarakan pada 11 Desember 2021 bertema “Menyongsong Abad ke-2 Masa Pengabdian Nahdlatul Ulama” yang diikuti oleh pengurus wilayah dan cabang-cabang NU di Jawa Timur, Akademisi UNUSA dan PTNU lain, para akademisi dari berbagai PTN di Jawa Timur, dan berbagai kegiatan lain yang diikuti oleh Akademisi UNUSA serta hasil analisis terhadap situasi yang telah, sedang dan akan dihadapi oleh NU.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement