Ustaz Syukur: Dzikir Bangun Ketakwaan dan Ketaatan

Jumat , 31 Dec 2021, 17:20 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Agung Sasongko
Dzikir Nasional 2017 (ilustrasi)
Dzikir Nasional 2017 (ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,  JAKARTA -- Dzikir Nasional Republika kembali digelar, Jumat (31/12). Pelaksanaan dzikir berlangsung secara virtual.

 

Terkait

Pimpinan Majelis Az-Zikra, KH Muhammad Abdul Syukur Yusuf, menyebut kegiatan dzikir merupakan bagian dari membangun ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT. Dzikir diperintahkan langsung oleh Allah SWT, seperti yang tertulis dalam QS Al Ahzab ayat 41.

Baca Juga

"Dzikir itu dilakukan kapan saja, bukan hanyakarena tahun baru, bukan hanya karena malam Jumat, atau karena saat tertentu, tapi kapan saja. Bahkan, Nabi Muhammad SAW itu dalam setiap helaan nafas itu berdzikir," kata dia saat dihubungi Republika, Jumat (31/12).

Lebih lanjut, ia menyebut jika dalam momentum tahun baru diisi dengan kegiatan berdzikir, maka hal ini berarti mengisi kegiatan dengan hal positif, sekaligus meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

Dulu, malam tahun baru identik dengan kegiatan gegap gempita, kembang api, musik, atau hal lain yang bersifat "hura-hura". Maka, Ustaz Syukur menyebut Republika dan Azzikra ingin semua pihak, utamanya umat Islam, memanfaatkan momentum ini untuk mendekat kepada Allah SWT.

"Terlebih, saat ini ada pandemi, musibah dimana-mana. Allah SWT memberi peringatan lewat musibah itu. Dalam QS Rum ayat 41, disebutkan terjadi kerusakan di darat dan di lautan akibat ulah manusia, Allah menghendaki itu agar manusia kembali pada Allah," ucapnya.