Salju Turun di Jabal Al-Lawz Arab Saudi

Senin , 03 Jan 2022, 01:06 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Dwi Murdaningsih

IHRAM.CO.ID, RIYADH — Fenomena salju turun di wilayah tandus Arab Saudi kembali terjadi di awal tahun ini. Salju turun di pegunungan Tabuk pada Sabtu (1/1) pagi setelah penurunan suhu yang sangat besar dalam semalam.

 

Terkait

 

Baca Juga

Dilansir dari Arab News, sebuah video yang merekam turunnya salju dan orang-orang bersorak, beredar luas di media sosial. Video tersebut menampakkan latar pemandangan Jabal Al-Lawz yang terletak di barat laut Kerajaan menjadi mengesankan karena tertutup salju.

 

 

Beberapa pendaki sangat antusias untuk memotret pemandangan baru itu dan menikmati suasana, serta ada juga beberapa komentar gembira dari warga Tabuk.

 

 

“Setiap tahun, hujan salju membawa turis dari seluruh Kerajaan ke Tabuk, tetapi sejak pandemi Covid-19, jumlah pengunjung menjadi lebih sedikit dari biasanya tahun ini, beberapa orang masih berkendara dari Qatar untuk mengabadikan salju itu di kamera mereka,” ujar seorang warga.

 

 

Seorang warga yang lain mengatakan masih takjub dan tidak percaya bahwa salju tersebut turun di Kerajaan yang tandus. “Pemandangan yang menakjubkan, seperti sesuatu yang keluar dari Eropa. Saya tidak yakin itu bahkan di sini,” tulis seseorang di kolom komentar di Twitter.

 

“Sungguh pemandangan yang menakjubkan. Daerah perlu dikembangkan dan pemerintah daerah harus memanfaatkan cuaca di Tabuk untuk keuntungan negara. Ini bisa menjadi tujuan menarik yang luar biasa bagi wisatawan tidak hanya dari dalam Kerajaan tetapi juga untuk negara-negara GCC lainnya terutama pada saat ini di tahun ini,” kata warga Qatar lain yang muncul dalam klip video di Twitter dari Jabal Al-Lawz.

 

 

Pusat Meteorologi Nasional telah memperkirakan dalam laporan cuacanya, bahwa badai petir disertai angin kencang di Asir, Jazan, Madinah, Hail, perbatasan utara dan Al-Jawf, serta wilayah Tabuk. Laporan tersebut tidak menampikkan bahwa akan ada lebih banyak salju turun di dataran yang lebih tinggi.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini