Keutamaan Beristigfar Usai Sholat

Ahad , 16 Jan 2022, 18:11 WIB Reporter :Rossi Handayani/ Redaktur : Agung Sasongko
Dzikir kepada Allah (ilustrasi).
Dzikir kepada Allah (ilustrasi).

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Dikutip dari buku Jangan Takut Hadapi Hidup karya Dr Aidh Abdullah Al-Qarny, dalam hadits yang diriwayatkan Tsauban, dan tercantum dalam Shahih Muslim, setiap kali Rasulullah ﷺ usai shalat, beliau mengucapkan, “Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah.” 

 

Terkait

Di akhir hayat Rasulullah ﷺ, Allah Subhanahu wa Ta'ala menurunkan Surat An-Nashr, 

Baca Juga

إِذَا جَآءَ نَصْرُ ٱللَّهِ وَٱلْفَتْحُ. وَرَأَيْتَ ٱلنَّاسَ يَدْخُلُونَ فِى دِينِ ٱللَّهِ أَفْوَاجً. فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَٱسْتَغْفِرْهُۚ إِنَّهُۥ كَانَ تَوَّابًۢا

“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan. Dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong. Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan memohonlah ampun kepada-Nya, sesungguhnya Dia adalah Maha Penerima taubat.” (QS. An-Nashr ayat 1-3) 

Allah Subhanahu wa Ta'ala seakan menyuruh Muhammad ﷺ mengakhiri hidupnya dengan mengucapkan istighfar kepada-Nya. 

Ibnu Taimiyyah berkata, “Rahasia dibalik perintah untuk beristighfar ketika usai melakukan amal shalih adalah, bahwa amalan kita tidak bisa lepas dari kekurangan, dan terkadang kita terlalu mengagumi apa yang telah kita lakukan, seakan-akan kita berkata, “Aku telah melaksanakan amal shalih, jadi mengapa aku harus beristighfar?” 

Waktu sahur adalah waktu para ulama sedang giat melaksanakan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah Ta'ala.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini