Kamis 20 Jan 2022 14:41 WIB

Covid-19 di Benua Amerika Menyebar Lebih Aktif daripada Sebelumnya

Karibia mengalami peningkatan kasus infeksi virus corona paling tajam.

Ilustrasi Covid-19 varian Omicron. Covid-19 di Benua Amerika Menyebar Lebih Aktif daripada Sebelumnya
Foto: Pixabay
Ilustrasi Covid-19 varian Omicron. Covid-19 di Benua Amerika Menyebar Lebih Aktif daripada Sebelumnya

IHRAM.CO.ID, BRASILIA -- Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) mengatakan kasus infeksi virus corona di negara-negara di benua Amerika menyebar lebih aktif dibandingkan sebelumnya, Rabu (19/1/2022).

Menurut PAHO, kasus Covid-19 mencapai tingkat tertinggi baru di Amerika dengan 7,2 juta kasus baru dan lebih dari 15 ribu kematian terkait Covid-19 dalam pekan lalu. "Virus ini menyebar lebih aktif daripada sebelumnya," kata Direktur PAHO Carissa Etienne dalam sebuah pengarahan.

Baca Juga

Karibia mengalami peningkatan kasus infeksi virus corona paling tajam selama pandemi yang telah berlangsung dua tahun. Sementara di Amerika Utara, Amerika Serikat dan Kanada terjadi lonjakan pasien Covid-19 yang dirawat inap.

Brasil melaporkan rekor 137.103 kasus infeksi virus corona dalam 24 jam ketika varian Omicron menyebar di negara terbesar di Amerika Latin itu, menurut keterangan Kementerian Kesehatan Brazil pada Selasa (18/1). Brasil juga mencatat angka kematian terkait Covid-19 tertinggi ketiga di dunia setelah AS dan Rusia, menurut penghitungan Reuters.

Mengingat kurangnya pengujian, PAHO merekomendasikan agar negara-negara di Amerika memprioritaskan tes cepat antigen untuk orang dengan gejala Covid-19 dan yang berisiko menyebarkan virus. Manajer Insiden PAHO Sylvain Aldighieri mengatakan meskipun lebih dari 60 persen orang di Amerika Latin dan Karibia telah sepenuhnya divaksinasi terhadap Covid-19, varian Omicron terus menyebar dengan cepat di semua wilayah.

Perkembangan penyebaran varian Omicron dalam beberapa minggu dan bulan mendatang akan tergantung pada langkah-langkah kesehatan masyarakat untuk mengurangi kasus Covid-19 yang parah dan pasien rawat inap. Langkah-langkah itu, menurut dia, termasuk penggunaan masker, menjaga jarak sosial, dan tentunya vaksinasi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement