Kemenag Belum Analisa Penyebab Jamaah Umroh Positif Covid-19

Jumat , 21 Jan 2022, 03:30 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Kemenag Belum Analisa Penyebab Jamaah Umroh Positif Covid-19. Foto:  Jamaah umroh wanita muslimah melakukan salat bahu-membahu untuk pertama kalinya sejak awal pandemi virus corona di depan Ka
Kemenag Belum Analisa Penyebab Jamaah Umroh Positif Covid-19. Foto: Jamaah umroh wanita muslimah melakukan salat bahu-membahu untuk pertama kalinya sejak awal pandemi virus corona di depan Ka

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Kementerian Agama (Kemenag) belum dapat menyampaikan analisanya kenapa jamaah umroh di Arab Saudi negatif saat tiba di Indonesia positif Covid-19. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) ada 87 jamaah umroh keberangkatan tanggal 8 Januari positif Covid-19.

 

Terkait

"Kalau masalah kesehatan bisa bertanya ke dokter KKP Bandara Soeta," kata Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Nur Arifin saat ditanya bagaimana kondisi jamaah umroh setelah tiba di Indonesia, kemarin.

Baca Juga

Nur Arifin memastikan rombongan jamaah umrah sebanyak 414 yang berangkat dari Asrama Haji Pondok Gede 8 Januari 2022 ketika di PCR di Asrama Haji Pondok Gede hasilnya negatif semua. Begitu juga saat tiba di Arab Saudi semua dalam kondisi tanpa covid.

"Ketika jamaah umroh tiba di Saudi ditest PCR dan hasilnya 100 persen negatif," ujarnya.

Nur Arifin mengatakan, sesuai aturan otoritas bandara Saudi (GACA) semua jamaah umroh begitu tiba di Saudi dikarantina lima hari. Kebetulan, semua hasil tes nagatif jamaah itu bisa langsung menjalankan ibadah umroh.

"Karena negatif semua maka mereka semua bisa melaksanakan umroh," katanya.

Nur Arifin menceritakan, pada hari keempat karantina, jamaah di PCR lagi dan hasilnya 100 persen negatif. Bahkan, menjelang kepulangan ke Indonesia, tepatnya pada hari ke-9 mereka di PCR lagi dan negatif.

"Alhamdulillah hasilnya 100 persen atau semuanya negatif," katanya.

Namun, saat tiba di Indonesia, jamaah umroh kebanyak positif Covid-19, saat ditanya apa penyebabnya, Nur Arifin tidak menjawab. Dia hanya menegaskan kalau jamaah saat tiba di Indonesia positif meski beberapakali ditest di Saudi hasilnya negatif.

"Begitu tiba di Indonesia mereka di PCR lagi. Nah di sini baru ada yang positif," katanya.

Ia berharap, setiap penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) terus memantau kepatuhan jamaah terhadap protokol kesehatannya. (prokes). Hal tersebut demi mengurangi resiko jamaah umroh terpapar Covid-19.

"Seluruh penyelenggara umroh yang menyertai jamaah umroh senantiasa kita pesankan agar mengawal dan mengawasi jamaah agar taat disiplin prokes agar terhindar dari covid," katanya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini