Kemenag Mulai Mengatur Jumlah Jamaah Umroh

Sabtu , 22 Jan 2022, 00:30 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
Kemenag Mulai Mengatur Jumlah Jamaah Umroh. Foto: Ilustrasi tawaf
Kemenag Mulai Mengatur Jumlah Jamaah Umroh. Foto: Ilustrasi tawaf

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Kementerian Agama (Kemenag) terus memantau keberangkatan sampai kepulangan jamaah umroh. Pemantauan tersebut untuk memastikan umroh di masa pandemi berjalan lancar.

 

Terkait

Baca Juga

"Kita atur tiap hari," kata Direktur Bina Umroh dan Haji Khusus Nur Arifin saat dihubungi Republika, Jumat (21/1/2022).

Nur Arifin tidak menjelaskan seperti apa teknis pengaturannya itu, namun ia memastikan, sampai saat ini masih ada keberangkatan jamaah umroh dari bandara Soekarno Hatta.

"Yang berangkat sekitar 500 jamaah," katanya.

Nur Arifin mengatakan, jumah 500 ini merupakan hasil dari jumlah yang dibatasi Kemenag. Pembatasan jumlah ini untuk menghindari penumpukan jamaah saat keberangkatan di Bandara Soekarno Hatta yang menyebabkan jamaah terpapar Covid-19.

"Iya 500 ini jumlah yang dibatasi kemenag,"

Pada kesempatan ini, Nur Arifin menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan kepada Kemenag. Sehingga sampai saat ini Kemenag masih dipercaya sebagai pihak yang mengatur usaha di sektor umroh.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pada Kemenag sebagai regulator perjalanan umrah," katanya.

Kemenag, memastikan siap meningkatkan pelayanannya kepada jamaah umroh, sejak keberangkatan ke tanah suci sampai kembali lagi di tanah air. Peningkatan pelayanan agar jamaah tidak terpapar covid varian baru umicron.

"Dengan senang hati dan kami menyatakan siap untuk meningkatkan layanan keberangkatan dan pemulangan jamaah umrah agar jamaah semakin tertib dan terhindar dari penyebaran omicron," katanya.

Saat ini asrama haji menjadi tempat karantina bagi jamaah haji yang berangkat dan pulang umroh. Hal ini juga sesuai dengan apa yang disampaikan Menteri Agama Menag Yaqut Cholil Qoumas saat rapat di DPR.

"Juga kami berterima kasih Asrama Haji dipercaya menjadi tempat karantina," katanya.

Bahkan kata Nur Arifin, asrama haji ini kelaikannya sudah disurvei oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). BNPB menyatakan asrama haji ini laik menjadi tempat karantina.

"Saat ini kami sedang rapat membahas kesiapan asrama haji sebagai tempat karantina agar sesuai standar," katanya.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini