Selasa 01 Feb 2022 20:48 WIB

Saat Haji, Abdullah bin Umar Membela Utsman bin Affan dari Fitnah

Abdullah bin Umar Mematahkan Fitnah Terhadap Khalifah Utsman Saat Haji

Rep: Ali Yusuf/ Red: Muhammad Hafil
Saat Haji, Abdullah bin Umar Membela Utsman bin Affan dari Fitnah. Foto:   Sahabat Nabi (Ilustrasi)
Foto: Republika
Saat Haji, Abdullah bin Umar Membela Utsman bin Affan dari Fitnah. Foto: Sahabat Nabi (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID,JAKARTA--Diriwayatkan Imam Al-Bukhari, bahwa seorang laki-laki datang dari Mesir untuk berhaji. Lalu dia melihat suatu kumpulan Muslimin Quraisy tengah duduk-duduk dan di antara mereka ada Abdullah bin Umar.

Laki-laki itu mendekati kumpulan tersebut dan bertanya beberapa hal tentang Utsman kepada Ibnu Umar. Kisah ini ditulis oleh Abdurrahman Ahmad As-Sirbuny dalam bukunya 198 Kisah Haji Wali-Wali Allah.

Baca Juga

"Wahai, Abdullah bin Umar, aku akan menanyakan beberapa hal kepadamu. Apakah engkau tahu, bahwa Utsman telah lari dalam Perang Uhud."

Ibnu Umar menjawab. "Benar."

"Apakah engkau tahu bahwa dia juga telah absen dari Perang Badar?

“Benar."

"Apakah engkau tahu, bahwa dia juga telah absen dalam Baiat ar-Ridhwan?"

"Benar."

Lalu laki-laki itu berseru,"Allahu Akbar!" 

Seolah-olah telah terbuka semua aib serta kekurangan Utsman bin Affan. Melihat hal itu, Ibnu Umar menegur laki-laki itu. 

"Kemarilah, aku akan jelaskan kepadamu semua jawabanku tadi. Adapun Utsman telah lari dalam Perang Uhud, maka aku bersaksi bahwa Allah telah memaafkannya. 

Karena Allah dalam surah Ali Imran ayat 155 berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antaramu pada hari bertemu dua pasukan itu, hanya saja mereka digelincirkan setan, disebabkan sebagian kesalahan yang telah mereka perbuat (pada masa lampau) dan sesunggubnya Allah telah memberi maaf kepada mereka. Sesunggubnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyantun."

“Beliau absen dalam Perang Badar karena istri beliau, putri Rasulullah saw, sakit keras, sehingga beliau diizinkan untuk tidak hadir dalam peperangan." 

Rasulullah mengatakan kepadanya sesungguhnya bagimu seperti pahalanya orang yang ikut menyaksikan Perang Badar:

“Mengenai absennya beliau dalam Baiar ar-Ridhwan, karena seandainya ada orang yang lebih mulia daripada Utsman di Makkah, maka Rasulullah tentu akan mengutusnya ke Makkah. Maka tatkala Rasulullah mengutusnya, beliau mengatakan ini adalah baiatnya Utsman.

Setelah selesai menjelaskan hal itu, Ibnu Umar berkata kepada laki-laki tersebut, "Sekarang pergilah."

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
كَانَ النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً ۗ فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيّٖنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ ۖ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ اُوْتُوْهُ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۚ فَهَدَى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِهٖ ۗ وَاللّٰهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

(QS. Al-Baqarah ayat 213)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement