Rabu 02 Feb 2022 19:05 WIB

Kemenag Evaluasi Pemberangkatam Umroh, Ini Hasilnya

Keberangkatan jamaah umroh Indonesia sudah berlangsung hampir satu bulan.

Rep: Fuji E Permana/ Red: Ani Nursalikah
Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia pada hari ini, Rabu (12/1)  kembali melayani  penerbangan umrah bagi jamaah Indonesia. Kemenag Evaluasi Pemberangkatam Umroh, Ini Hasilnya
Foto:

Ia mengatakan, terkait karantina kepulangan, rapat menyepakati sejumlah masukan penting bagi PHRI dan hotel yang menjadi tempat karantina kedatangan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) termasuk jamaah umroh. Masukan itu antara lain agar pihak hotel memperhatikan variasi dan kecukupan menu makanan bagi jamaah.

Ia menegaskan, hotel juga diminta melakukan standardisasi fasilitas, sarana, dan prasarana di dalam kamar. Hal ini agar jamaah merasa aman, nyaman, dan tetap dapat memelihara kesehatannya selama masa karantina dengan memperhatikan sirkulasi udara, ruang gerak penghuni kamar dan kecukupan sinar matahari.

"Hasil evaluasi juga mendorong hotel untuk mengatur arus pergantian antarpenghuni kamar agar tidak terlalu dekat antara penghuni yang masuk dengan yang keluar dengan tetap memperhatikan higienitas kamar,” jelas Hilman.

Ia mengatakan, Kemenag dalam waktu dekat ini akan mengundang hotel-hotel tempat screening kesehatan dan karantina untuk mengkoordinasikan SOP dan teknis pelaksanaan karantina bagi jamaah umroh. Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag juga meminta seluruh PPIU memastikan sudah memiliki jaminan pemesanan (booking) kamar hotel untuk karantina kepulangan bagi jamaahnya sejak saat keberangkatan mereka. Hal ini penting agar tidak terjadi kasus jamaah telantar karena menunggu kepastian tempat karantina.

Rapat evaluasi juga menyepakati kemungkinan dilakukannya tes PCR pembanding. Hilman mengatakan tes PCR pembanding dapat dilaksanakan dengan mengikuti ketentuan dan dikoordinasikan melalui KKP dengan mengisi formulir yang telah ditentukan.

 

"Tes PCR pembanding hanya dapat dilakukan untuk exit test PCR dan dilaksanakan oleh laboratorium atau rumah sakit milik pemerintah," kata Hilman.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement