Jumat 11 Feb 2022 14:00 WIB

Pentingnya Menjaga Pendengaran

Indra pendengaran menjadi maslahat agar menggunakan untuk mendengarkan kebaikan.

Rep: Andrian Saputra/ Red: Agung Sasongko
Sejumlah jamaah melaksanakan Shalat Jumat di Masjid Cut Meutia, Jakarta, Jumat (4/2/2022).
Foto:

Lebih lanjut kiai Zaini mengatakan orang-orang munafik senang bersumpah dengan menyebut nama Allah agar ucapannya dipercaya padahal terdapat kebohongan di dalamnya. Mereka berupaya meryakinkan orang-orang yang beriman akan suatu informasi yang sejatinya kabar hoaks, bahkan sampai bersumpah atas nama Allah. 

يَحْلِفُونَ بِاللَّهِ لَكُمْ لِيُرْضُوكُمْ وَاللَّهُ وَرَسُولُهُ أَحَقُّ أَنْ يُرْضُوهُ إِنْ كَانُوا مُؤْمِنِينَ

Mereka bersumpah kepada kamu dengan (nama) Allah untuk mencari keridhaanmu, padahal Allah dan Rasul-Nya itulah yang lebih patut mereka cari keridhaannya jika mereka adalah orang-orang yang mukmin. (Alquran surat At Taubah 62).

Sejatinya orang-orang munafik yang senantiasa menyebarkan kabar bohong itu telah menentang Allah dan Rasul. Kelak orang-orang munafik yang senang menghembuskan kebohongan akan dimasukan dalan neraka. Sebagaimana firman Allah:

أَلَمْ يَعْلَمُوا أَنَّهُ مَنْ يُحَادِدِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَأَنَّ لَهُ نَارَ جَهَنَّمَ خَالِدًا فِيهَا ۚ ذَٰلِكَ الْخِزْيُ الْعَظِيمُ

Tidaklah mereka (orang-orang munafik itu) mengetahui bahwasanya barangsiapa menentang Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya neraka jahannamlah baginya, kekal mereka di dalamnya. Itu adalah kehinaan yang besar.  (Alquran surat At Taubah 63).

 

"Jadi kalau kita perhatikan orang-orang munafik yang berdusta yang membuat, menyebarkan hoaks itu sangat berat azabnya. Makanya cek dulu jangan sembarangan fitnah dan sebagainya," katanya. 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement