Rabu 23 Feb 2022 15:04 WIB

Mesir akan Larang Non-Pakar Agama Bicara di Media

Parlemen Mesir akan larang non-pakar agama bicara di media.

Rep: Alkaeedi Kurnialam/ Red: Agung Sasongko
Televisi (Ilustrasi). Mesir berencana larang pakar non-agama bicara di media.
Foto:

Padahal Isra dan mi'raj diyakini oleh umat Muslim, bahwa sholat lima waktu merupakan kewajiban yang didapat selama perjalanan itu. Issa merupakan seorang pengkritik keras Islamis seperti kelompok Ikhwanul Muslimin, yang dilarang oleh rezim Presiden Abdel Fattah Al-Sisi. 

Sejumlah pengacara serta partai Salafi Nour mengajukan gugatan terhadapnya ke jaksa penuntut umum yang menuduhnya melakukan penistaan ​​agama. Jaksa Agung memerintahkan penyelidikan atas tuduhan "penistaan ​​agama" terhadap Issa, memerintahkan dia untuk diinterogasi.

 

Ini bukan pertama kalinya Issa berbicara tentang topik kontroversial tersebut. Pada bulan Desember 2020, ia membuat pernyataan dalam episode hampir satu jam di acaranya Mokhtalafon Alayh (Tidak Setuju), yang disiarkan di Hurra TV yang didanai AS. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement