Syawal Masih Menjadi Waktu Favorit Jamaah untuk Umroh

Kamis , 05 May 2022, 07:31 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Ani Nursalikah
Petugas mengecek dokumen calon jamaah umrah di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/1). Syawal Masih Menjadi Waktu Favorit Jamaah untuk Umroh
Petugas mengecek dokumen calon jamaah umrah di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (8/1). Syawal Masih Menjadi Waktu Favorit Jamaah untuk Umroh

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Selain di 10 hari terakhir Ramadhan, Syawal masih menjadi waktu favorit bagi jamaah untuk melaksanakan umroh. Jadi bisa dikatakan ada dua waktu yang diburu jamaah untuk umroh, yaitu Ramadhan dan Syawal.

 

Terkait

“Jadi tidak terjadi di bulan Ramadhan, tetapi Syawal ini juga favorit bagi jamaah untuk mengobati kerinduannya ke tanah suci sebelum ditutup untuk haji tahun ini,” kata pemilik travel Firdaus Mulia Abadi Tri Winarto kepada Republika, Kamis (5/5/2022).

Baca Juga

Tri mengatakan, jamaah umroh dari seluruh negara masih akan terus berdatangan sampai Pemerintah Arab Saudi menutup umroh untuk persiapan penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M. Pemerintah Arab Saudi akan menutup umroh pada 29 Syawal atau 30 Mei 2022. 

“Artinya bisa saya katakan musim umroh tahun ini berakhir sampai akhir sebelum haji dilaksanakan,” katanya.

Tri mengatakan, umroh Ramadhan di 10 hari terakhir atau yang dikenal dengan paket lailatul qadar selalu menjadi waktu yang banyak dipilih oleh jamaah di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tingginya antusiasme jamaah membuat kota Makkah dan Madinah padat dan sesak oleh jamaah umroh. 

“Umroh Ramadhan ini luar biasa kepadatannya. Ini terjadi di kota Makkah maupun kota Madinah. Kepadatannya melebihi dari pada musim haji,” katanya.

Kepadatan ini disebabkan karena sudah dua tahun umat Islam di seluruh dunia tidak bisa menjalankan umroh karena pandemi Covid-19. Kini, setelah dibuka umat Islam secara bersamaan datang untuk melaksanakan ibadah umroh.

“Ini wajar karena setelah dua tahun ditutup,” katanya.

Tri mengatakan, sampai akhir Syawal jamaah dari seluruh dunia akan terus memadati Makkah dan Madinah. Di Indonesia tiket-tiket pesawat untuk jadwal penerbangan di bulan Syawal sudah habis terjual.

“Sebagaimana kita ketahui tiket-tiket untuk bulan Syawal sudah terjual habis sampai akhir Syawal,” katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini