Tips Melawan Cuaca Ekstrem Saat Ibadah Haji

Kamis , 12 May 2022, 19:35 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Muhammad Hafil
Jamaah haji menggunakan payung akibat cuaca yang sangat terik di Pos Terminak Syib Amir  Makkah, Senin (5/8).  Cuaca di Makkah pada siang hari mencapai 41 derajat Celsius dan malam 33 derajat Celsius
Jamaah haji menggunakan payung akibat cuaca yang sangat terik di Pos Terminak Syib Amir Makkah, Senin (5/8). Cuaca di Makkah pada siang hari mencapai 41 derajat Celsius dan malam 33 derajat Celsius

IHRAM.CO.ID,JAKARTA–Demi melaksanakan ibadah haji yang telah digelar kembali tahun ini, jamaah biasanya akan fokus menyiapkan bawaan barang kebutuhan mereka, mulai dari perlengkapan mandi hingga obat-obatan. Tetapi satu hal besar yang tidak dapat mereka kemas dan seringkali luput disiapkan adalah tentang bagaimana mengatasi panas yang ekstrem.

 

Terkait

Sebenarnya Saudi sudah membantu meringankan hawa panas dengan memasang payung besar untuk menutupi halaman di Al Haram dan Masjid Nabawi di Madinah. Ada juga lantai marmer yang didinginkan, tenda ber-AC di Muzdalifah, kipas angin semprot dan lainnya. Tapi sebagai tambahan, untuk mengatasi cuaca panas saat ibadah haji, para jamaah bisa melakukan beberapa tips berikut seperti yang dikutip dari About Islam:

Baca Juga

Bawa air minum kemasan

 

Ini adalah cara yang mudah dan bahkan jika air minum itu habis di jalan, biasanya ada guci air zam zam di sekitar. Jika tidak menemukannya, tanyakan kepada petugas tempat mengisi botol Anda itu, atau cara mendapat air kemasan baru. 

Tabir surya tanpa pewangi

 

Jamaah bisa mengoleskannya di tangan dan wajah agar bisa menangkal kerusakan akibat panas yang menyengat. Namun pastikan agar produk itu tidak beraroma dan tidak tahan air sehingga jamaah dapat berwudhu.

Kenakan pakaian yang ringan 

 

Tentunya tips ini saat jamaah sedang tidak memakai ihram. Beberapa bahan tebal akan menambah rasa panas.  Jika memungkinkan, cobalah dan dapatkan pakaian yang ringan seperti campuran katun yang menyerap keringat dan akan membuat jamaah merasa lebih segar.

Istirahat

 

Ketika jamaah mendapatkan waktu untuk istirahat setelah ritual haji, maka ambil dan gunakan itu dnegan baik untuk istirahat, terutama jika jamaah sedang tidak enak badan.  

 Makanan yang menghidrasi 

 

Buah dan sayuran diketahui memiliki kandungan air yang tinggi, jadi cobalah makan lebih banyak untuk membantu jamaah tetap terhidrasi.  Jauhi kafein karena itu akan menghilangkan kelembapan dari tubuh.

Hindari Jam sibuk 

 

Cobalah dan lakukan tawaf lebih awal sebelum menjadi terlalu panas atau nanti ketika mulai dingin.  Hal yang sama berlaku untuk Sa'i, ritual pada Hari Arafah dan saat melakukan ritual lempar jumroh. 

Segera minta tindakan medis saat merasa tidak enak badan 

 

Sangat dianjurkan bagi jamaah untuk segera mencari bantuan jika merasa ingin pingsan, ingin muntah, sakit kepala terus-menerus, penglihatan kabur, dan merasa lemah. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini