Rangkaian Persiapan Kesehatan Haji 2022

Selasa , 17 May 2022, 06:00 WIB Reporter :Ali Yusuf/ Redaktur : Muhammad Hafil
 Rangkaian Persiapan Kesehatan Haji 2022. Foto:  Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr Budi Sylvana
Rangkaian Persiapan Kesehatan Haji 2022. Foto: Kepala Pusat Kesehatan Haji, dr Budi Sylvana

Dihubungi terpisah, anggota panitia penyelenggara ibadah haji Arab Saudi dari Pusat Kesehatan Haji Dian Septika Sari mengatakan, tim advance yang berangkat pada tanggal 26 mei ini di antaranya Kepala Pusat Kesehatan Haji Budi Sylvana didampingi para koordinator tim.

 

Terkait

"Di tim advance ini ada Pak Kapus Budi Sylvana dan para Koordinator tim. Setelah itu tanggal 30 Mei tim PPIH Madinah, Tim Mobile Bandara dan Tim Promosi Kesehatan diberangkatkan dan menyusul pada 8 Juni tim PPIH Makkah berangkat," katanya.

Dian Septika mengatakan ada tujuh tim dalam penyelenggaraan haji tahun ini yang telah dibentuk Budi Sylvana. Di antaranya:

1. Tim Surveilans. 

Tim ini bertugas menyediakan hasil analisis terhadap data pelayanan kesehatan dan memberikan informasi tentang hasil pelayanan kesehatan jemaah haji baik tingkat kloter, sektor, daerah kerja dan Arab Saudi.

2. Emergency Medical Team (EMT).

Tim ini bertugas memperkuat penyelenggaraan pelayanan kesehatan dengan deteksi dini kegawatdaruratan, emergency response, evakuasi dan rujukan jamaah, dan pencatatan pelaporan.

3. Tim Promosi Kesehatan (Promkes).

Tim ini bertugas memberikan pelayanan dalam bentuk promosi kesehatan(Health Promotion), Perlindungan khusus (Spesific Protection), Diagnosa dini dan Pengobatan yang cepat dan tepat (Early diagnostic & Prompt treatment).

4. Tim Mobile Bandara (TMB). 

Tim ini bertugas melakukan inspeksi, intervensi dan rekomendasi kesehatan lingkungan di Daker Makkah, Madinah dan Bandara.

5. Tim Sanitasi dan Food Security.

Tim ini bertugas menjamin ketersediaan logistik dari tingkat kloter, sektor, Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) dan Daerah Kerja (Daker) Jeddah, Makkah dan Madinah.

6. Tim logistik dan bekal kesehatan.

Tim ini bertugas menyediakan pelayanan deteksi dini kegawatdaruratan, tatalaksana kegawatdaruratan, mempercepat proses rujukan dan evakuasi terhadap jemaah yang mengalami gangguan kesehatan di bandara serta melaksanakan promotive preventif pada Jemaah Haji yang baru tiba di Arab Saudi pada fase pra armuzna dan yang akan meninggalkan Arab Saudi pada fase pasca Armuzna , pada fase Armuzna TMB memberikan pelayanan emergensi, rujukan dan evakuasi di pos kesehatan Arafah.

7.Tim Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Tim ini bertugas memberikan pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif secara terpadu,  menyeluruh dan berkesinambungan yang didukung oleh manajerial, medical service dan medical support.

Dian mengatakan, PPIH Madinah itu terdiri dari tim KKHI Madinah, tim EMT Madinah,Tim Sanitasi dan Food and Security Madinah, Tim Surveilans Madinah dan Tim logistik dan Bekal Keesehatan Madinah. Sementara PPIH Makkah itu terdiri dari Tim KKHI Makkah, Tim EMT Makkah,Tim Sanitasi dan Food and Security Makkah, Tim Surveilans Makkah dan Tim logistik dan Bekal Kesehatan Makkah. 

"Berapa jumlah personil masing-masing tim di Makkah dan Madinah masih menunggu SK," katanya