Pria India akan Berjalan Kaki untuk pergi Haji

Rabu , 25 May 2022, 05:56 WIB Reporter :Rossi Handayani/ Redaktur : Agung Sasongko
Calon jamaah haji India permit pergi haji dengan mezminta restu ibu dan keluarganya.
Calon jamaah haji India permit pergi haji dengan mezminta restu ibu dan keluarganya.

IHRAM.CO.ID, MALAPPURAM -- Sebelum fasilitas transportasi modern muncul, banyak orang India melakukan ibadah haji ke Makkah sepenuhnya dengan berjalan kaki. Akan tetapi umat islam jarang mengambil risiko seperti itu akhir-akhir ini. Namun Shihab Chottur (30 tahun) dari Malappuram, Kerala, India telah memutuskan untuk berjalan kaki menuju Baitullah.

 

Terkait

Ia berencana berjalan 8.640 kilometer untuk menjadi bagian dari haji 2023. Dengan perjalanan yang dijadwalkan dimulai pada 2 Juli, ia diharapkan menyelesaikan perjalanan dalam 280 hari. Shihab mengatakan, keinginan yang kuat untuk melakukan perjalanan dengan berjalan kaki ke Makkah membuatnya mengambil keputusan ini.  

Baca Juga

“Saya baru saja memutuskan untuk melakukannya.  Kemudian saya bekerja untuk itu. Dan sekarang saya siap untuk memulai perjalanan. Semua Muslim yang mampu wajib mengunjungi Makkah setidaknya sekali dalam seumur hidup mereka. Saya sehat dan mampu berjalan setidaknya 25 kilometer sehari. Saya pikir saya harus melakukannya sekarang karena saya mendapat dukungan dari banyak orang, termasuk anggota keluarga dan  teman saya,” kata dia yang mengelola supermarket di Kanhipura, dilansir dari laman Indian Express pada Selasa (24/5/2022).

Shihab berencana membawa koper dengan berat sekitar 10 kilogram. Ini akan mencakup kantong tidur, empat t-shirt dan celana panjang, dan payung. Dia akan menggunakan akomodasi gratis dan makanan yang disediakan oleh tempat-tempat ibadah di jalan. Dia mulai mempersiapkan perjalanan itu delapan bulan lalu.

“Saya perlu mengambil asuransi perjalanan untuk mendapatkan bantuan keuangan jika terjadi kesalahan saat bepergian. Kemudian, saya harus mendapatkan visa untuk masuk ke Pakistan, Iran, Irak, Kuwait, dan Arab Saudi. Kementerian Luar Negeri dan Menteri Persatuan V Muraleedharan membantu saya selama proses tersebut. Hampir semua persiapan sudah selesai,” kata dia.

Setelah mencapai Arab Saudi usai berjalan melalui enam negara, Shihab akan mengajukan haji 2023. “Saya sangat ingin melakukan serangkaian ritual sebagai bagian dari haji. Menunaikan haji dengan ikhlas semata-mata karena Allah, akan menjadikan seseorang suci seperti pada hari ibunya melahirkannya. Saya berharap bisa kembali dari Makkah dengan jiwa yang murni,” kata Shihab.

Shihab mengatakan, dia telah melakukan penelitian menyeluruh tentang bepergian dengan aman melalui enam negara. Namun sayangnya dia tidak menemukan seseorang yang sebelumnya telah melakukan perjalanan petualangan, untuk dapat belajar dari pengalaman itu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini