Waspadai Cuaca Terik Arab Saudi, Jamaah Haji Jangan Lupa Semprotan Wajah

Rabu , 25 May 2022, 18:10 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Jamaah haji menerima air gratis saat mereka berjalan ke Masjid Namira di Arafat selama ziarah haji tahunan, dekat kota suci Makkah, Arab Saudi. Waspadai Cuaca Terik Arab Saudi, Jamaah Haji Jangan Lupa Semprotan Wajah
Jamaah haji menerima air gratis saat mereka berjalan ke Masjid Namira di Arafat selama ziarah haji tahunan, dekat kota suci Makkah, Arab Saudi. Waspadai Cuaca Terik Arab Saudi, Jamaah Haji Jangan Lupa Semprotan Wajah

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengingatkan kembali kepada calon jamaah haji (Calhaj) untuk mewaspadai suhu tinggi di Arab Saudi saat pelaksanaan haji 1443 H/2022 M.

 

Terkait

"Perlu kesiapan, secara fisik dijaga betul, siapkan vitamin, jangan lupa bawa semprotan muka karena yang pertama kali merasakan terik itu bagian muka," kata Yaqut di Jakarta, Rabu (25/5/2022).

Baca Juga

Yaqut mengatakan, saat kunjungannya ke Arab Saudi untuk memastikan kesiapan layanan bagi jamaah haji, temperatur udara mencapai 40 derajat Celsius pada pagi hari dan terus meningkat hingga 47 derajat Celsius. "Saya bertemu Menteri Arab Saudi, ini belum puncak. (Suhu puncak) diperkirakan 50 derajat Celsius. Setidaknya puncak musim panas sampai tujuh tahun ke depan di bulan-bulan seperti ini," katanya.

Karena itu, tantangan cuaca menjadi luar biasa terutama di Makkah karena lokasi dari akomodasi ke Masjidil Haram cukup jauh. Sementara di Madinah jarak antara hotel jamaah ke Masjid Nabawi cukup dekat.

"Ini harus diperhatikan jamaah, jangan sepelekan. Jamaah harus siap betul berangkat ke sana," kata dia.

Begitu juga dengan makan, menurut Yaqut, jamaah tidak boleh telat makan dan gizinya tidak boleh kurang. "Saya pesankan kemarin di Daker agar makan ini benar-benar diperhatikan terkait daya tahan tubuh," ujar dia.

Dia yakin penyelenggaraan haji kali ini juga akan sukses,terlebih lagi setelah ia mengecek langsung kesiapan layanan bagi jamaah yang menurutnya sudah sesuai standar.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini