Apa Itu Haji Akbar?

Kamis , 09 Jun 2022, 15:42 WIB Reporter :Andrian Saputra/ Redaktur : Muhammad Hafil
Alquran menyebut haji akbar. Foto: ilustrasi haji
Alquran menyebut haji akbar. Foto: ilustrasi haji

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Dalam Alquran surat At Taubah ayat ke-3 dapat ditemukan kata al hajji al akbar atau berarti haji akbar. Apa sebenarnya yang dimaksud haji akbar? 

 

Terkait

وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ۙ وَرَسُولُهُ ۚ فَإِنْ تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ ۗ وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

Baca Juga

Dan (inilah) suatu permakluman daripada Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. Kemudian jika kamu (kaum musyrikin) bertobat, maka bertaubat itu lebih baik bagimu; dan jika kamu berpaling, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. (Alquran surat At Taubah ayat 3)

Dewan pakar Pusat Studi Alquran (PSQ) Ustaz.Dr. M. Nurul Irfan mengatakan dalam kitab at tafsir al adzim, Imaduddin Abi Fida' Ismail Ibn Umar Ibn Katsir Al-Damasyqi atau dikenal Ibnu Katsir menjelaskan bahwa haji akbar itu adalah hari arafah tanggal 9 Dzulhijah. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa haji akbar adalah hari disembelihnya kurban. 

Dalam kitab al jami' li ahkamil quran, Imam Al Qurthubi menjelaskan bahwa para ulama ikhtilaf tentang haji akbar. Ada yang mengatakan itu adalah yaumul arafah (hari arafah tanggal 9 Dzulhijah), ada juga yang menyebut haji akbar adalah yaumul nahar (hari disembelihnya kurban). 

Dalam kiab Nurul Yaqin fi Sirah Sayyidil Mursalin, Muhammad Khudori Bikh menuliskan belakangan haji akbar dikaitkan dengan hari dimana Rasulullah SAW melakukan haji wada' yang terjadi pada Jumat. Dalam keterangannya, pada tahun 10 hijriah Rasulullah melakukan haji wada', Rasulullah keluar dari Madinah hari Sabtu pada 25 Dzulqa'dah. Waktu yang dibutuhkan kala itu adalah delapan hari, sehingga sampai ke Makkah hari Sabtu 2 Dzulhijjah. Pada tanggal 8 Dzulhijjah, Rasulullah berangkat ke Mina dan tanggal 9 Dzulhijjah jatuh pada hari Jumat. 

"Sehingga setiap kali musim haji yang wukufnya hari Jumat dikenal Yaumul Haji al Akbar, haji akbar," kata ustaz Nurul Irfan dalam Halaqah Tafsir Masjid Bayt Alquran-Pusat Studi Alquran beberapa hari lalu.

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini