Jamaah Haji Kloter Satu Siap Diberangkatkan ke Makkah

Jumat , 10 Jun 2022, 11:50 WIB Reporter :Achmad Syalaby Ichsan/ Redaktur : Ani Nursalikah
Jamaah haji kloter pertama dari embarkasi Solo tiba di Bandar Udara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA), Madinah, Arab Saudi, Sabtu (3/6/2022). Jamaah Haji Kloter Satu Siap Diberangkatkan ke Makkah
Jamaah haji kloter pertama dari embarkasi Solo tiba di Bandar Udara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMMA), Madinah, Arab Saudi, Sabtu (3/6/2022). Jamaah Haji Kloter Satu Siap Diberangkatkan ke Makkah

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Pemberangkatan jamaah Gelombang 1 ke Makkah, Arab Saudi akan mulai dilakukan pada Ahad (12/6). Jamaah Kloter Solo (SOC) 1 dan Jakarta-Pondok Gede (JKG) 1 dijadwalkan didorong dari Madinah ke Makkah mulai pukul 16.00 WAS.

 

Terkait

Jamaah akan mengambil miqat di Bir Ali untuk melakukan umroh wajib di Masjidil Haram. Sebelum proses pemindahan tersebut, PPIH Arab Saudi sudah mengelompokkan data jamaah berdasarkan paspor masing-masing.

Baca Juga

“Paspor untuk dua kloter sudah aman, sudah diinput. Pengelompokan juga aman. Penginputan layanan juga sudah dilakukan,” ujar Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) Daker Madinah PPIH Arab Saudi Cecep Nursyamsi saat diwawancara Tim MCH di Muasasah Adillah, Madinah, Arab Saudi, Kamis (9/6/2022) malam WAS.

Dia menjelaskan, proses input data dan pengelompokan paspor jamaah sudah selesai dilakukan untuk jamaah Kloter Solo (SOC) 1. Untuk proses input jamaah dari Kloter Jakarta-Pondok Gede (JKG) 1, ujar dia, sedang dalam proses.

Cecep menjelaskan, jamaah tidak akan memegang paspor dalam proses pemberangkatan ke Makkah. Menurut dia, paspor akan diserahkan kepada pengemudi bus (yang sebenarnya juga merupakan petugas dari muasasah) untuk diserahkan ke muasasah Makkah. Hal tersebut demi menjaga hilangnya paspor dari tangan jamaah.

Jamaah diharapkan disiplin terhadap waktu pemberangkatan yang sudah diatur pihak panitia. Menurut Cecep, ia sudah mengatur slot jadwal bus ke Makkah yakni dari pukul 07.00, 10.00, 12.00, 14.00, dan 16.00. “Ketika jamaah tidak bisa berangkat pukul 16.00 atau 17.00 maka tidak bisa berangkat ke Makkah dan harus menginap lagi satu malam,” ujar dia.

Hingga saat ini, ada ribuan paspor jamaah haji Indonesia gelombang satu dititipkan di Muassasah Adilla. Jika dikalkulasi, jumlah paspor yang sudah dititipkan sesuai dengan data sehari sebelum jamaah kloter terakhir tiba mengingat ada proses distribusi. Berdasarkan data Siskohat, hingga Jumat (10/6/2022), ada sebanyak 15.352 jamaah yang tiba di Bandara AMAA, Madinah.

Data paspor jamaah tersebut akan dimasukkan ke dalam data komputer untuk pengarsipan. Data-data tersebut kemudian dikelompokkan berdasarkan kloter dan rombongan masing-masing.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini