Calon Jamaah Haji Eropa, Amerika, dan Australia Keluhkan Portal Baru Pendaftaran Haji

Jumat , 10 Jun 2022, 16:15 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Ani Nursalikah
Jamaah haji melakukan Tawaf di sekitar Kabah. Calon Jamaah Haji Eropa, Amerika, dan Australia Keluhkan Portal Baru Pendaftaran Haji
Jamaah haji melakukan Tawaf di sekitar Kabah. Calon Jamaah Haji Eropa, Amerika, dan Australia Keluhkan Portal Baru Pendaftaran Haji

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Sebuah portal resmi baru saja diluncurkan oleh Kerajaan Arab Saudi. Portal tersebut untuk memudahkan para peziarah Muslim dari Eropa, Amerika, dan Australia untuk mendaftar haji. Namun, justru mengacaukan banyak rencana para calon peziarah.

 

Terkait

Diumumkan oleh Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Senin (6/6/2022), sistem baru mengharuskan mereka yang ingin melakukan perjalanan haji masuk ke portal tersebut. Jamaah dipilih melalui sistem undian.

Baca Juga

“Upaya ini bertujuan memfasilitasi prosedur dan memberikan harga yang kompetitif bagi jamaah haji dari negara-negara tersebut,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Sebelum ini, mereka yang melakukan haji dari Eropa, Amerika, dan Australia dapat memilah visa, penerbangan dan akomodasi melalui agen perjalanan lokal. Mereka yang telah memesan paket haji sebelum pengumuman pada Senin sekarang harus meminta pengembalian uang.

"Jamaah haji yang mungkin telah membayar deposit untuk haji 2020 atau haji 2022 diminta untuk meminta pengembalian dana dari operator atau agen tur namun tetap sabar," tulis akun Twitter resmi Haramaininfo dua Masjid Suci diposting pada hari Senin, dilansir dari Al Araby, Jumat (10/6/2022).

Postingan tersebut mendapat tanggapan marah dari banyak orang yang sudah membuat rencana. "Tinggal 24 hari sebelum saya ditetapkan untuk terbang dan sekarang begini? Haji dimaksudkan untuk menjadi momen istimewa, tetapi semua yang ,Anda lakukan ,menyebabkan kesusahan! Bagaimana saya tahu jika saya akan dipilih bersama ibu saya? Bagaimana saya akan mendapatkan pengembalian dana dari operator tur saya ?" tulis salah satu pengguna Twitter.

“Ini adalah situasi yang benar-benar dapat dihindari. Waktu yang dibutuhkan untuk membangun portal dan proses operasionalnya tidak sedikit, ini pasti sudah diketahui berminggu-minggu jika tidak berbulan-bulan yang lalu. Jamaah jelas bukan prioritas di sini dan dampak langsungnya terhadap mereka dan agennya sangat besar," kata yang lain.

Sistem Motawif yang baru bertindak sebagai toko serba ada bagi peziarah untuk memesan visa dan akomodasi mereka, dengan pilihan paket yang ditawarkan. Haji tahun ini diperuntukkan bagi mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah divaksinasi penuh terhadap Covid-19. Sedangkan prioritas diberikan kepada mereka yang belum pernah melakukan haji sebelumnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini