Penitipan Paspor Jamaah Haji tak Lagi di Muassasah Mulai Tahun Depan

Jumat , 10 Jun 2022, 11:57 WIB Reporter :Achmad Syalaby Ichsan/ Redaktur : Ani Nursalikah
Petugas mengecek paspor milik calon jamaah saat pemeriksaan dokumen di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (3/6/2022). Sebanyak 393 jamaah haji kloter pertama asal DKI Jakarta tiba di Asrama Haji Pondok Gede untuk beristirahat selama satu malam, sebelum diberangkatkan pada Sabtu (4/6/2022) dini hari. Penitipan Paspor Jamaah Haji tak Lagi di Muassasah Mulai Tahun Depan
Petugas mengecek paspor milik calon jamaah saat pemeriksaan dokumen di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Jumat (3/6/2022). Sebanyak 393 jamaah haji kloter pertama asal DKI Jakarta tiba di Asrama Haji Pondok Gede untuk beristirahat selama satu malam, sebelum diberangkatkan pada Sabtu (4/6/2022) dini hari. Penitipan Paspor Jamaah Haji tak Lagi di Muassasah Mulai Tahun Depan

IHRAM.CO.ID, MADINAH -- Kepala Seksi Pelayanan Kedatangan dan Kepulangan (Yanpul) Daker Madinah PPIH Arab Saudi Cecep Nursyamsi menjelaskan penitipan paspor untuk musim haji tahun depan tak bisa lagi dilakukan di muassasah.  

 

Terkait

Menurut Cecep, penitipan paspor memang dilakukan di Muassasah Adilla pada setiap musim haji. Dia mengungkapkan, penitipan paspor dilakukan demi mencegah kasus kehilangan paspor jika dipegang jamaah.

Baca Juga

Paspor tersebut mulai dititipkan muassasah saat jamaah baru turun dari Bandara Prince Mohammed bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah, Arab Saudi. Menurut dia, proses input data dan pengelompokkan dilakukan oleh para petugas Yanpul Daker Madinah.

Misal Kloter 1 JKG terbagi beberapa rombongan lalu dikelompokkan berdasarkan rombongan terus dimasukkan ke plastik dan itu jadi acuan saat keberangkatan ke Makkah. “Untuk tahun ini pun paspor seharusnya sudah dipegang jamaah tapi demi kenyamanan, risiko hilang diputuskan paspor disimpan di muassasah, tapi proses inputnya semua dikerjakan di Daker Madinah,” ujar Cecep saat diwawancara Tim Media Center Haji (MCH)  di Muassasah Adilla, Madinah, Kamis (9/6/2022)  malam WAS.

Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dari Kloter JKG 1 Fahrurrazi mengungkapkan, ada plus minus saat paspor tidak lagi dititipkan di muasasah. Kelebihannya, ujar dia, petugas tak perlu khawatir ada ketimpangan data saat paspor tersebut sudah ditangani sepenuhnya oleh PPIH. Kelemahannya, paspor akan rentan hilang karena dipegang oleh jamaah.

Hingga saat ini, ada ribuan paspor jamaah haji Indonesia gelombang satu dititipkan di Muassasah Adilla. Jika dikalkulasi, jumlah paspor yang sudah dititipkan sesuai dengan data sehari sebelum jamaah kloter terakhir tiba mengingat ada proses distribusi. Berdasarkan data Siskohat, hingga Jumat (10/6/2022), ada sebanyak 15.352 jamaah yang tiba di Bandara AMAA, Madinah.

Data paspor jamaah tersebut akan dimasukkan ke dalam data komputer untuk pengarsipan. Data-data tersebut kemudian dikelompokkan berdasarkan kloter dan rombongan masing-masing.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini