Lupa Arah Pulang ke Hotel saat di Madinah, Jamaah Bisa Lakukan Ini

Selasa , 14 Jun 2022, 10:10 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Agung Sasongko
Jamaah haji Indonesia  bersiap menuju Bir Ali untuk mengambil miqat, Ahad (12/6).  Mereka akan menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah.
Jamaah haji Indonesia bersiap menuju Bir Ali untuk mengambil miqat, Ahad (12/6). Mereka akan menunaikan ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah.

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Jamaah Haji asal Indonesia saat ini masih berdatangan ke Madinah, sebelum memulai ibadah haji di Makkah. Meski sudah tinggal beberapa hari di Madinah, tak jarang mereka kehilangan arah menuju hotel.

 

Terkait

"Sampai saat ini, masih banyak jamaah yang bingung arah pulang ke hotel atau pemondokannya. Hal itu setelah habis salat di Masjid Nabawi atau setelah keluar hotel," ujar Sekretaris Daker Madinah Abdillah MT dalam keterangan yang didapat Republika, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga

Sebagian besar jamaah yang lupa arah pulang tidak membawa kartu nama hotel yang sudah dibagikan. Padahal, hal itu bisa menjadi sarana untuk bertanya kepada petugas yang ada di sekitaran Masjid Nabawi.

Abdullah pun menyebut kebanyakan jamaah ini belum pernah umrah atau berhaji. Karena itu, mereka biasanya tidak memperhatikan orientasi arah khususnya terkait pintu di Masjid Nabawi.

Akan hal ini, ia pun membagikan sejumlah tips yang bisa dilakukan jamaah jika kelupaan arah pulang ke hotelnya. Pertama, ia meminta agar tidak perlu panik, sebab banyak petugas di sekitar Masjid Nabawi.

Selanjutnya, jamaah bisa menunjukkan kartu nama hotel saat bertanya kepada petugas yang ada di sekitar Masjid Nabawi. Jamaah lantas diminta untuk mengenali patokan atau penanda yang mengarah pada hotel tempat tinggal. 

“Cari petugas sektor khusus Nabawi, pakai rompi hitam bertuliskan Petugas Haji Indonesia," ucapnya.

Sebanyak 3.619 jamaah yang terbagi dalam sembilan kloter dari lima embarkasi diberitakan berangkat ke Madinah, Senin (13/6) kemarin.

Dua kloter berangkat dari Embarkasi Jakarta – Pondok Gede atau JKG sebanyak 786 jamaah, Jakarta – Bekasi atau JKS sebanyak 820 jamaah, Solo atau SOC 1 dengan 720 jamaah. Dari Surabaya atau SUB sebanyak 900 jamaah dan satu kloter dari embarkasi Medan (MES) dengan 393 jamaah.

Adapun fase pemberangkatan jemaah haji Indonesia sudah berlangsung sembilan hari. Total, sebanyak 23.178 jamaah telah diberangkatkan ke Madinah. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini