Tiga Alasan Terkabulnya Doa Nabi Zakaria

Senin , 20 Jun 2022, 21:30 WIB Reporter :Ratna Ajeng Tejomukti/ Redaktur : Agung Sasongko
Berdoa (Ilustrasi)
Berdoa (Ilustrasi)

IHRAM.CO.ID, Surat Al Anbiyat ayat 89-90,

 

Terkait

وَزَكَرِيَّا إِذْ نَادَىٰ رَبَّهُ رَبِّ لَا تَذَرْنِي فَرْدًا وَأَنْتَ خَيْرُ الْوَارِثِينَ.فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَوَهَبْنَا لَهُ يَحْيَىٰ وَأَصْلَحْنَا لَهُ زَوْجَهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا ۖ وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ

Baca Juga

(Ingatlah) Zakaria ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “Ya Tuhanku, janganlah Engkau biarkan aku hidup seorang diri tanpa keturunan), sedang Engkau adalah sebaik-baik waris.

Maka, Kami mengabulkan (doa)-nya, menganugerahkan Yahya kepadanya, dan menjadikan istrinya (dapat mengandung). Sesungguhnya mereka selalu bersegera dalam (mengerjakan) kebaikan dan berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami.

Dalam ayat tersebut terdapat tiga alasan terkabulnya doa Nabi Zakaria, dilansir dalam aboutislam.net,

Pertama, Bersegera untuk berbuat baik adalah salah satu sifat Nabi Zakaria dan keluarganya. Kata bersegera mencerminkan kecepatan mereka dalam melakukan apa yang baik dan dapat diterima.

Kedua, Nabi Zakharia dan seisi rumahnya sangat ingin memohon kepada Allah, Kemuliaan-Nya, setiap saat, saat-saat suka, duka, harapan, atau ketakutan. 

Abu Hurairah meriwayatkan, Rasulullah bersabda: “ Barang siapa yang berharap Allah akan mengabulkannya di saat susah dan sedih, maka hendaklah dia banyak berdoa di saat senang ” (At-Tirmidzi dan Al-Hakim).

Ketiga, tunduk adalah keadaan hati yang tercermin pada anggota badan dan tindakan seseorang. Ini adalah definisi khushuk. Alquran surat Al Baqarah ayat 45-46 menyebutkan, 

وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلَّا عَلَى الْخَاشِعِينَ.الَّذِينَ يَظُنُّونَ أَنَّهُمْ مُلَاقُو رَبِّهِمْ وَأَنَّهُمْ إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya (salat) itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini bahwa mereka akan menemui Tuhannya dan hanya kepada-Nya mereka kembali.n 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini