Anggota DPRD Jabar Harap Pemberangkatan Haji 2023 dari BIJB

Selasa , 21 Jun 2022, 05:40 WIB Redaktur : Muhammad Hafil
Anggota DPRD Jabar Harap Pemberangkatan Haji 2023 dari BIJB. Foto:   Pekerja menyelesaikan pembangunan asrama embarkasi haji di Indramayu, Jawa barat, Kamis (5/11/2020). Pembangunan asrama embarkasi dengan anggaran senilai Rp200 miliar tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pendukung untuk mewujudkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai bandara embarkasi haji.
Anggota DPRD Jabar Harap Pemberangkatan Haji 2023 dari BIJB. Foto: Pekerja menyelesaikan pembangunan asrama embarkasi haji di Indramayu, Jawa barat, Kamis (5/11/2020). Pembangunan asrama embarkasi dengan anggaran senilai Rp200 miliar tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pendukung untuk mewujudkan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati sebagai bandara embarkasi haji.

IHRAM.CO.ID, BANDUNG -- Wakil Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat Abdul Hadi Wijaya berharap pemberangkatan haji untuk jamaah calon haji asal Jawa Barat pada tahun 2023 bisa dilakukan dari Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, di Kabupaten Majalengka.

 

Terkait

"Semoga saja dan tentunya kami berharap untuk pemberangkatan haji tahun depan (2023) bisa dari Jawa Barat. Artinya bisa dari BIJB atau Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka. Jika hal ini bisa direalisasikan untuk tahap awal mungkin, jamaah calon haji dari Ciayumajakuning bisa berangkat dari BIJB," kata Abdul Hadi Wijaya, di Bandung, Senin.

Baca Juga

Politisi dari Fraksi PKS DPRD Jawa Barat ini optimistis pemberangkatan haji tahun 2023 untuk Jawa Barat bisa dilakukan dari Bandara Kertajati, terlebih pembangunan asrama haji di Kabupaten Indramayu segera selesai.

"Begitu pun dengan akses Tol Cisumdawu menuju Bandara Kertajati juga ditargetkan selesai tahun ini. Nah jika akses tol dan asrama haji selesai dibangun maka pemberangkatan bisa dilakukan dari Jawa Barat," kata dia.

Abdul Hadi Wijaya mengingatkan kepada jamaah calon haji asal Jawa Barat yang sudah berada di Tanah Suci agar tetap menjaga protokol kesehatan (prokes) karena COVID-19 tetap ada meskipun jumlah kasusnya cenderung terkendali.

"Jadi bahwa kasus COVID-19 sudah menurun betul, tapi COVID-19 belum habis atau masih ada, terlebih sekarang ada varian baru lagi. Dan kita berinteraksi dengan jamaah haji seluruh dunia. Dianjurkan sekali untuk berhati-hati, menjaga kesehatan juga bentuk kehati-hatian supaya ibadah hajinya sempurna," katanya.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini