Menteri Bangladesh Puji Inisiatif Rute Makkah untuk Jamaah Haji

Ahad , 26 Jun 2022, 21:30 WIB Reporter :Zahrotul Oktaviani/ Redaktur : Muhammad Hafil
Rombongan kloter pertama jamaah haji Pakistan rute Makkah mendarat di Jeddah, Arab Saudi. Rombongan pertama ini mendapat manfaat dari Inisiatif Rute Makkah dan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAIA), Kamis (16/6/2022).
Rombongan kloter pertama jamaah haji Pakistan rute Makkah mendarat di Jeddah, Arab Saudi. Rombongan pertama ini mendapat manfaat dari Inisiatif Rute Makkah dan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAIA), Kamis (16/6/2022).

IHRAM.CO.ID,DHAKA -- Menteri Penerbangan Sipil dan Pariwisata Republik Rakyat Bangladesh, Mahbub Ali, memuji Inisiatif Rute Makkah yang melayani jamaah untuk memfasilitasi prosedur mereka, menekankan keinginan Arab Saudi melayani jamaah dan Muslim untuk melakukan ritual dengan damai dan aman.

 

Terkait

Dilansir dari laman Saudi Gazette pada Ahad (26/6/2022) Dia menyampaikan terima kasihnya kepada Penjaga Dua Masjid Suci Raja Salman dan Putra Mahkota atas inisiatif berharga. Ini memberi para jamaah layanan terbaik dengan menyelesaikan prosedur masuk ke Kerajaan.

Baca Juga

Mereka diterima setibanya di aula inisiatif dan dipindahkan ke tempat tinggal, tanpa perlu menunggu di bandara.

Selain itu, dia memuji pihak-pihak yang berpartisipasi dalam inisiatif. Ini memanfaatkan materi dan kemampuan manusia untuk memfasilitasi prosedur jemaah, mencatat bahwa mereka bekerja untuk menyelesaikan prosedur jamaah dalam waktu singkat dan dengan akurasi tinggi. 

Sementara itu, Wakil Menteri di Departemen Perdana Menteri (Urusan Agama) Malaysia, Datuk Ahmad Marzuk Shaary juga memuji inisiatif ini. Dia mengatakan, Inisiatif 'Rute Makkah' yang bertujuan untuk memfasilitasi masuknya jamaah haji Malaysia ke Mekkah telah meringankan urusan jamaah haji yang terlibat, dan membantu menghemat banyak waktu.

Dia mengungkapkan, melalui inisiatif para jamaah berada di pesawat dalam waktu kurang dari satu jam dan pemeriksaan terakhir paspor mereka hanya memakan waktu sekitar setengah menit.

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini