Kota Malang Canangkan 11 Kampung

Ahad , 26 Jun 2022, 05:16 WIB Redaktur : Agung Sasongko
Suasana masjid (14/3).
Suasana masjid (14/3).

IHRAM.CO.ID,JAKARTA Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah mencanangkan 11 kampung religi sebagai salah satu di antara sembilan program unggulan pemkot setempat.Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz menyebutkan sebanyak 11 kampung tersebut meliputi Kampung Dalangan dan Pajangan Kecamatan Magelang Utara, Kampung Boton, Jambon, Kemirirejo, Bogeman dan Nambangan Kecamatan Magelang Tengah, Kampung Karangkidul, Tidar Warung, Sampangan dan Ngaglik, serta Tidar Baru di Kecamatan Magelang Selatan.

 

Terkait

Ia mengharapkan dengan pencanangan kampung religi di Kota Magelang ini semakin tinggi komitmen masyarakat dalam mengamalkan nilai-nilai agama dan menjaga kerukunan serta toleransi beragama..

Baca Juga

"Saya bahagia, tidak mengira respons masyarakat luar biasa. Masyarakat Kota Magelang itu baik dan toleran. Saya minta camat dan lurah, setiap RW ada kampung religi, jumlahnya ada 192 RW," katanyam 

Menurut dia, hal ini sejalan dengan Programis, yang mana pada hakikatnya semua komponen dari pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan berperan aktif mewujudkan Kota Magelang menjadi kota religius.Dia menegaskan Progamis tidak hanya untuk agama Islam tetapi juga semua agama. Program ini juga sudah diakui nasional sebagai program bernuansa religius di Indonesia.Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Magelang Hadi Sutopo menjelaskan kampung religi merupakan implementasi salah satu di antara sembilan program unggulan Pemkot Magelang, yakni Program Magelang Agamis (Programis).

Sebelumnya, ada enam kampung yang sudah dicanangkan, yakni Kampung Wates Beningan, Tuguran, Ngentak, Tidar Krajan, Ganten dan Cemara Asri. Selanjutnya ke depan akan diadakan lomba antar-Kampung Religi sebagai stimulan agar masyarakat lebih peduli dalam merawat eksistensinya agar semakin lestari."Tahun ini sekaligus dicanangkan 11 Kampung Religi, karena target tahun ini minimal ada 17 kampung," katanya.Ia berharap, kegiatan ini tidak sekadar pencanangan namun betul-betul terwujud kampung yang religi di mana hal-hal baik meningkat, begitu juga dengan sebaliknya hal-hal buruk menurun

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini