Banyak Calon Jamaah Haji Inggris Menunggu dalam Ketidakpastian untuk Berangkat

Rabu , 29 Jun 2022, 17:44 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Ani Nursalikah
Jamaah haji memadati Jamarat saat melempar jumrah, Mina. Banyak Calon Jamaah Haji Inggris Menunggu dalam Ketidakpastian untuk Berangkat
Jamaah haji memadati Jamarat saat melempar jumrah, Mina. Banyak Calon Jamaah Haji Inggris Menunggu dalam Ketidakpastian untuk Berangkat

IHRAM.CO.ID, LONDON  -- Ibadah haji akan dimulai dalam 10 hari tetapi banyak pelancong Inggris mengaku tidak memiliki konfirmasi visa, penerbangan atau pemesanan hotel meskipun melakukan pembayaran penuh melalui portal baru Arab Saudi. Portal Motawif baru-baru ini diresmikan oleh Arab Saudi untuk menangani perjalanan haji tahun ini.

 

Terkait

Ratusan Muslim Inggris mengatakan mereka bisa kehilangan ribuan pound yang dibayarkan kepada perusahaan Arab Saudi yang bertanggung jawab atas perjalanan haji tahun ini. Misalnya yang dialami Farrukh dan keluarganya yang terdiri dari lima orang. Ia telah membayar lebih dari 36 ribu pound (Rp 651 juta) melalui portal baru Motawif yang diperkenalkan tiga minggu lalu. 

Baca Juga

"Ketika selesai membayar, saya pikir pekerjaan saya sudah selesai. Katanya 'terima kasih banyak, kami telah menerima semua uang Anda tetapi paket Anda gagal.' Dan sudah berhenti di situ," kata Farrukh, dilansir dari Sky News, Rabu (29/6/2022).

Sepuluh hari kemudian, Farrukh mengatakan dia masih menunggu pembaruan. Penerbangan yang dia bayar adalah pada Selasa lalu.

“Saya menelepon maskapai dan mereka memberi tahu saya tidak dalam penerbangan apa pun. Saya berhenti berharap karena bahkan visa pun belum diproses,” ceritanya.

Arab Saudi meluncurkan portal Motawif awal bulan ini, di mana para pelancong dari negara-negara tertentu, termasuk Inggris, harus memesan melalui sistem undian untuk melakukan perjalanan haji ke Makkah, Arab Saudi. Portal baru ini memotong operator tur berbasis di Inggris yang biasanya mengatur perjalanan untuk sekitar 25 ribu Muslim Inggris setiap tahun.

Banyak calon haji yang sebelumnya telah memesan haji tahun ini harus mengatur pengembalian dana sebelum mereka dapat memesan melalui portal resmi Saudi itu. Calon jamaah haji telah membuat grup Whatsapp untuk berbagi pengalaman mereka.

Banyak dari mereka mengaku senasib, bahwa mereka telah membayar dengan kartu debit setelah hanya diberi waktu 48 jam untuk menyelesaikan pengaturan, tetapi meskipun telah selesai dibayar tetapi konfirmasi yang ditampilkan justru "Gagal."Konfirmasi pertama, Motawif menampilkan mereka tengah mengajukan agar bisa mendapatkan kpasitas tambahan untuk penerbangan. Konfirmasi selanjutnya, mencoba untuk mencari alternatif penerbangan lain. Kami menyarankan Anda mempersiapkan diri untuk perjalanan haji Anda dan menunggu informasi lebih lanjut dari kami,” kata Motawif.

Banyak calon jamaah haji akhirnya bingung, apakah akan tetap menunggu tanpa kepastian atau meminta pengembalian dana. Namun mereka khawatir, apabila meminta pengembalian dana, mereka akan kehilangan nilai tukar dan biaya pemesanan.