Arab Saudi Denda Rp 38 Juta Orang yang Melakukan Haji tanpa Izin 

Rabu , 29 Jun 2022, 17:54 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Ani Nursalikah
 Dalam foto yang dirilis oleh Kementerian Media Saudi, sejumlah jamaah haji bertawaf mengelilingi Kabah. Arab Saudi Denda Rp 38 Juta Orang yang Melakukan Haji tanpa Izin 
Dalam foto yang dirilis oleh Kementerian Media Saudi, sejumlah jamaah haji bertawaf mengelilingi Kabah. Arab Saudi Denda Rp 38 Juta Orang yang Melakukan Haji tanpa Izin 

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Arab Saudi telah mengumumkan siapa pun yang mencoba melakukan haji tanpa izin akan didenda sebesar Rp 38 juta lebih. Aturan ini dijelaskan oleh kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA) pada Rabu (29/6/2022).

 

Terkait

Pasukan keamanan akan dikerahkan di dalam semua tempat suci serta di semua jalan menuju tempat-tempat haji.  Juru Bicara Keamanan Publik Sami al-Shuwairekh mengatakan langkah tersebut guna memastikan kepatuhan terhadap peraturan selama musim haji.

Baca Juga

Dilansir dari Al Arabiya, Rabu (29/6/2022), Al-Shuwairekh juga mengatakan bahwa pasukan keamanan menangkap 19 orang karena iklan penipuan layanan haji seperti melakukan ritual atas nama orang lain. Menurutnya, layanan yang ditawarkan melalui iklan di media sosial dan situs web termasuk menyediakan dan mendistribusikan kurban untuk peziarah dan mengatur transportasi.

Haji adalah salah satu dari lima rukun Islam yang harus dilakukan oleh semua Muslim yang memiliki kemampuan setidaknya sekali dalam hidup mereka. Sementara Kerajaan akan mengizinkan satu juta peziarah dari dalam dan luar negeri untuk berpartisipasi dalam haji tahun ini setelah jumlah jemaah menurun tajam karena pandemi virus corona.

Haji diikuti dengan Idul Adha di mana umat Islam membeli seekor domba utuh untuk disembelih dan dibagikan kepada teman, keluarga, dan orang miskin. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi sebelumnya juga mengumumkan bahwa hanya jamaah haji yang diizinkan untuk melakukan ibadah umroh dari tanggal 24 Juni dan 19 Juli. Kebijakan ini disampaikan lembaga tersebut pada Jumat (24/6/2022). 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini