Menag Minta Persiapan Haji 2023 Dilakukan Sejak Dini

Selasa , 12 Jul 2022, 19:45 WIB Reporter :A Syalaby Icshan/ Redaktur : Agung Sasongko
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (mengenakan masker hitam, kiri) sedang bertawaf mengelilingi Kabah di Masjidil Haram dalam rangka pelaksanaan umroh wajib, Senin (4/7/2022).
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (mengenakan masker hitam, kiri) sedang bertawaf mengelilingi Kabah di Masjidil Haram dalam rangka pelaksanaan umroh wajib, Senin (4/7/2022).

IHRAM.CO.ID,MAKKAH -- Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan delegasi Amirul Hajj menggelar rapat evaluasi penyelenggaraan puncak haji Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Dalam rapat berlangsung di Kantor Daerah Kerja Makkah pada Senin (11/7) malam, Gus Men meminta agar persiapan haji 2023 dilakukan sejak dini.

 

Terkait

Hadir, seluruh delegasi Amirul Hajj, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah selaku Penanggung Jawab Hilman Latief, Wakil Penanggung Jawab Nizar, para Pengendali Teknis, Ketua dan Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, para Kepala Daerah Kerja dan Kepala Bidang, serta para Wakil Kepala Satuan Operaisional Armuzna.

Baca Juga

Dia bersyukur proses penyelenggaraan ibadah haji hingga fase Armuzna berjalan dengan lancar. Menag mengapresiasi kinerja petugas dan meminta hal itu dipertahankan sampai akhir penyelenggaraan ibadah haji.

Lebih dari itu, Menag meminta agar persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun mendatang bisa dilakukan sejak dini.”Siapkan penyelenggaraan haji 1444 H sejak awal,” pesan Menag di Makkah, Senin (11/7/2022) malam.

Menag mengaku sudah mencatat sejumlah perbaikan yang perlu dilakukan di masa yang akan datang. Gus Men, panggilan akrabnya, juga sudah menyampaikan sejumlah masukan perbaikan saat bertemu Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al-Rabiah.

“Kami berdua sepakat untuk meningkatkan kualitas layanan haji yang tahun ini sudah berjalan baik dan akan terus memperbaiki sejumlah kekurangan yang ada,” papar Menag.

“Menteri Haji Arab Saudi komitmen untuk merespons masukan kita dan karenanya perlu pembicaraan lebih awal terkait dengan ibadah haji tahun depan,” sambungnya.