Rabu 13 Jul 2022 20:01 WIB

Arab Saudi Umumkan Persiapan Bersama untuk Haji Mendatang

Kepresidenan menegaskan berupaya memberi layanan terbaik pada jamaah.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Umat Muslim melakukan Tawaf Perpisahan di sekitar Kabah di Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, 11 Juli 2022. Jemaah haji yang mengakhiri hari kedua Tashreeq, tinggal dua hingga tiga hari di lembah Mina, akan berangkat area Jamarat dan menuju ke Mekah untuk Tawaf Perpisahan. Otoritas Umum Saudi untuk Statistik mengumumkan bahwa total 899.353 jemaah melakukan ritual haji tahun ini termasuk 779.919 jemaah dari luar negeri, pada tahun pertama Kerajaan mengizinkan jemaah haji luar negeri sejak pembatasan pada tahun 2020 sebagai bagian dari upaya untuk mengekang penyebaran virus corona. Arab Saudi Umumkan Persiapan Bersama untuk Haji Mendatang
Foto: EPA-EFE/ASHRAF AMRA
Umat Muslim melakukan Tawaf Perpisahan di sekitar Kabah di Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, 11 Juli 2022. Jemaah haji yang mengakhiri hari kedua Tashreeq, tinggal dua hingga tiga hari di lembah Mina, akan berangkat area Jamarat dan menuju ke Mekah untuk Tawaf Perpisahan. Otoritas Umum Saudi untuk Statistik mengumumkan bahwa total 899.353 jemaah melakukan ritual haji tahun ini termasuk 779.919 jemaah dari luar negeri, pada tahun pertama Kerajaan mengizinkan jemaah haji luar negeri sejak pembatasan pada tahun 2020 sebagai bagian dari upaya untuk mengekang penyebaran virus corona. Arab Saudi Umumkan Persiapan Bersama untuk Haji Mendatang

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci dan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan persiapan rencana bersama haji dan umroh untuk musim tahun depan, 1444 Hijriyah. 

 

Baca Juga

Kepresidenan menyebutkan rencana bersama antara Kementerian Haji dan Umrah yang telah mereka siapkan, tergantung pada strategi kerja sama antara kedua belah pihak. Selain itu, mereka akan mendapat manfaat dari keahlian dan pengalaman yang akan diperhitungkan dalam rencana berikutnya yang akan diterapkan untuk musim tahun depan.

 

 

Dilansir dari Saudi Gazette, Rabu (13/7/2022), Kepresidenan menegaskan upaya yang mereka lakukan bertujuan memberikan pelayanan terbaik kepada Dua Masjid Suci dan jamaah dan pengunjungnya, serta memanfaatkan banyak pengalaman dari kedua belah pihak dalam melayani jamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

 

Pada haji tahun ini, Arab Saudi menerima satu juta jamaah internasional dan domestik. Tentunya dengan persyaratan ketat dibawah aturan pencegahan penyebaran Covid-19. 

 

Ritual haji tahun ini pun bertepatan dengan musim panas sehingga jamaah sudah diwanti-wanti tidak melakukan ritual di bawah sengatan terik matahari langsung. Selain itu, jamaah juga diminta berkonsultasi dengan petugas kesehatan yang telah disiagakan oleh pemerintah Saudi apabila mengalami flu, batuk, maupun penyakit lainnya.

 

Hal ini dilakukan untuk mencegah sedini mungkin penyebaran penyakit serta menciptakan lingkungan haji yang aman, nyaman dan kondusif. Kerajaan telah menyiapkan sebanyak empat rumah sakit di Mina, yakni di RS Darurat, RS Mina Al-Jisr, RS Mina Al-Wadi dan RS Jalan Mina. Sedangkan di Madinah, tersedia juga rumah sakit dan pusat kesehatan yang menyediakan lebih dari 37 ribu layanan medis untuk calon jamaah haji, selain layanan kesadaran di pelabuhan masuk dan keberangkatan. 

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement