Kamis 14 Jul 2022 12:18 WIB

Arab Saudi Tuntaskan 100 Tahun Melayani dan Mengurus Jamaah Haji

Tahun ini Arab Saudi menggunakan kecerdasan buatan dan teknologi layani jamaah haji.

Rep: Mabruroh/ Red: Ani Nursalikah
Jamaah haji berdoa di Jabal Rahmah, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 8 Juli 2022. Arab Saudi Tuntaskan 100 Tahun Melayani dan Mengurus Jamaah Haji
Foto: AP/Amr Nabil
Jamaah haji berdoa di Jabal Rahmah, Makkah, Arab Saudi, Jumat, 8 Juli 2022. Arab Saudi Tuntaskan 100 Tahun Melayani dan Mengurus Jamaah Haji

IHRAM.CO.ID, RIYADH -- Kerajaan Arab Saudi telah menyelesaikan 100 tahun mengurus dan melayani jamaah haji setelah sukses mengakhiri musim haji 1443 Hijriyah. Hal ini disampaikan oleh mantan anggota Dewan Shoura Khalil Al-Khalil.

Dilansir dari Saudi Gazette, Kamis (14/7/2022), Al-Khalil membuat pernyataan selama wawancara dengan Al-Ekhbariya. Dia mengatakan bahwa musim haji tahun ini, 1443 H, sangat penting karena bertepatan dengan 100 tahun penyelenggaraan musim haji dan pelayanan pemerintah Arab Saudi. Pelayanan jamaah haji dimulai dengan masuknya Raja Abdulaziz ke Makkah pada tahun 1343 H-1924 M.

Baca Juga

“Arab Saudi mampu memberikan semua kemampuan dalam haji dengan lancar, aman, dan dengan kesehatan dan kehidupan yang berlimpah,” kata Al-Khalil.

photo
Jamaah haji melontar Jumrah selama haji, di Mina dekat kota Mekah, Arab Saudi, Sabtu, 9 Juli 2022. - (AP/Amr Nabil)
Dia mencatat bahwa kemampuan pada tingkat setinggi itu tidak ada pada lima atau enam abad yang lalu. Al-Khalil juga memuji penggunaan kecerdasan buatan dan teknologi dalam ibadah haji untuk merawat jamaah haji dan memfasilitasi kinerja ritual bagi mereka. 

“Kerajaan mengalami peristiwa dan pertemuan puncak (haji) berturut-turut, yang semuanya dianggap sukses,” kata Al-Khalil.

Dia menekankan hal itu bukan murni kebetulan, tetapi dicapai karena perencanaan kepemimpinan, kemauan, dan kekuatan politik.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini

Apakah internet dan teknologi digital membantu Kamu dalam menjalankan bisnis UMKM?

  • Ya, Sangat Membantu.
  • Ya, Cukup Membantu
  • Tidak
Advertisement
Yuk Ngaji Hari Ini
كَانَ النَّاسُ اُمَّةً وَّاحِدَةً ۗ فَبَعَثَ اللّٰهُ النَّبِيّٖنَ مُبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ ۖ وَاَنْزَلَ مَعَهُمُ الْكِتٰبَ بِالْحَقِّ لِيَحْكُمَ بَيْنَ النَّاسِ فِيْمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ فِيْهِ اِلَّا الَّذِيْنَ اُوْتُوْهُ مِنْۢ بَعْدِ مَا جَاۤءَتْهُمُ الْبَيِّنٰتُ بَغْيًا ۢ بَيْنَهُمْ ۚ فَهَدَى اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لِمَا اخْتَلَفُوْا فِيْهِ مِنَ الْحَقِّ بِاِذْنِهٖ ۗ وَاللّٰهُ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ اِلٰى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيْمٍ
Manusia itu (dahulunya) satu umat. Lalu Allah mengutus para nabi (untuk) menyampaikan kabar gembira dan peringatan. Dan diturunkan-Nya bersama mereka Kitab yang mengandung kebenaran, untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan. Dan yang berselisih hanyalah orang-orang yang telah diberi (Kitab), setelah bukti-bukti yang nyata sampai kepada mereka, karena kedengkian di antara mereka sendiri. Maka dengan kehendak-Nya, Allah memberi petunjuk kepada mereka yang beriman tentang kebenaran yang mereka perselisihkan. Allah memberi petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki ke jalan yang lurus.

(QS. Al-Baqarah ayat 213)

Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement
Advertisement