Sambut Kepulangan Jamaah Haji, PPIH Embarkasi Solo Siapkan 151 Satgas

Jumat , 15 Jul 2022, 19:45 WIB Reporter :Muhammad Nur Alfian/ Redaktur : Muhammad Hafil
Wakil Menteri Agama yang juga Naib Amirul Hajj Zainut Tauhid Saadi melepas kepulangan 360 anggota jamaah haji asal Embarkasi Solo 1 (SOC 1) dari pemondokan di Al Keswah Tower, Jarwal, Makkah, Kamis (14/7/2022) malam.
Wakil Menteri Agama yang juga Naib Amirul Hajj Zainut Tauhid Saadi melepas kepulangan 360 anggota jamaah haji asal Embarkasi Solo 1 (SOC 1) dari pemondokan di Al Keswah Tower, Jarwal, Makkah, Kamis (14/7/2022) malam.

IHRAM.CO.ID,BOYOLALI–Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo sudah bersiap secara penuh menyambut kepulangan jamaah Haji. Setidaknya 151 Satgas (satuan tugas) disiagakan sejak Kamis (30/7/2022). 

 

Terkait

Koordinator Humas PPIH Embarkasi Solo, Sarip Syahrul Syamsudin mengatakan sudah banyak persiapan terkait penerimaan jamaah di tanah air, khususnya Solo. Seperti, ratusan Satgas disiapkan dan disiagakan.

Baca Juga

"Sejak 30 Juni kami sudah kukuhkan 151 satgas. Kami tugaskan menyambut tamu Allah yang tiba di tanah air," katanya dalam pers rilis pada Jumat (15/7/2022).

Selain itu, Syahrul juga menerangkan bahwa telah dilakukan beberapa simulasi. Khususnya dalam kegiatan menyambut jamaah haji.

"Simulasi di Bandara, terkait barang bawaan koper. Terkait kedatangan jemaah itu sendiri mulai dari turun pesawat hingga masuk bus dan serah terima," katanya.

Syahrul yakin kesiapannya sudah maksimal. Setelah itu, jamaah haji akan mendarat pada pukul 22.15 WIB. Setelah, sampai di asrama haji donohudan, akan dilakukan serah terima.

"Insya Allah hari ini kami siap 100 persen untuk menyambut jemaah haji kami. Pukul 23.15 akan kami serahkan kepada wakil Gubernur Jateng Gus Yasin," katanya.

Menurut Syahrul akan dilakukan beberapa pemantauan secara komprehensif pada jamaah haji. Khususnya dari kementrian agama dan kementerian kesehatan

"Jadi tidak ada karantina, jadi di masing-masing embarkasi akan kami memasang thermal scanner dan thermal gan untuk memantau suhu tubuh dari jamaah," terangnya.

Ia menerangkan, apabila jemaah ditemukan suhu di atas 37,5 nanti akan dilakukan observasi dan dilakukan tes swab.

"Kami lihat hasilnya seperti apa baru kami akan pemantauan dan melakukan tindakan preventif dirawat akan kami siapkan rumah sakit rujukan," katanya.

 

 

 

 

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini