Sebanyak 110.518 Jamaah Haji dari Makkah Tiba di Kota Madinah untuk Berziarah  

Rabu , 20 Jul 2022, 06:55 WIB Reporter :Alkhaledi Kurnialam/ Redaktur : Nashih Nashrullah
Ilustrasi jamaah haji di Madinah. Jamaah haji dari Makkah berdatangan ke Madinah seusai jalani puncak haji
Ilustrasi jamaah haji di Madinah. Jamaah haji dari Makkah berdatangan ke Madinah seusai jalani puncak haji

IHRAM.CO.ID, MADINAH— Sebanyak 110.518 jamaah haji telah tiba di Kota Madinah hingga Senin (18/7/2022). Mereka berdatangan dari beberapa negara setelah menunaikan ibadah haji tahun ini. 

 

Terkait

Dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (19/7/2022), data Kementerian Haji dan Umrah tentang jumlah jamaah haji yang tiba dan berangkat di Madinah menunjukkan bahwa 41.280 jamaah telah meninggalkan Madinah. Termasuk 7.676 jamaah yang berangkat melalui Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdulaziz dan 4.828 jamaah yang berangkat melalui Haji Land Center. 

Baca Juga

Statistik juga menunjukkan jumlah jamaah haji yang tinggal di Madinah hingga Senin sebanyak 69.228 jamaah haji dari berbagai negara. 

Para jamaah haji bertolak ke Madinah usai semua ritual ibadah haji selesai mereka bertolak menuju Madinah untuk berkunjung ke Masjid Nabawi. Hal ini dilakukan untuk menghormati masjid pertama yang dibangun di kota tersebut.  

Selain Masjid Nabawi, pemerintah Madinah juga menyelenggarakan Pameran Internasional dan Museum Biografi Nabi dan Peradaban Islam di Madinah dibuka untuk menerima pengunjung dan jamaah haji setelah mereka melakukan ritual haji.  

Pihak berwenang menawarkan para jamaah haji kesempatan untuk mengunjungi berbagai bagian dan aula pameran, yang terletak berdekatan dengan alun-alun selatan Masjid Nabawi. 

Museum yang buka 24 jam non stop ini menyajikan penjelasan biografi Nabi Muhammad SAW melalui tampilan dan layar interaktif yang tersedia dalam berbagai bahasa.

Aula khusus mencakup harta langka dari Dua Masjid Suci dan artefak kuno. Terjemahan audio memberi pengunjung akses ke konten pameran melalui perangkat yang dirancang khusus.   

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini