UEA dan Oman Teken MoU Kereta Penumpang dengan Kecepatan 200 Km/Jam

Kamis , 29 Sep 2022, 12:08 WIB Reporter :Mabruroh/ Redaktur : Ani Nursalikah
Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman akan dihubungkan oleh sistem kereta api untuk mengangkut barang dan penumpang antara kedua negara. UEA dan Oman Teken MoU Kereta Penumpang dengan Kecepatan 200 Km/Jam
Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman akan dihubungkan oleh sistem kereta api untuk mengangkut barang dan penumpang antara kedua negara. UEA dan Oman Teken MoU Kereta Penumpang dengan Kecepatan 200 Km/Jam

IHRAM.CO.ID, ABU DHABI -- Uni Emirat Arab (UEA) dan Oman akan dihubungkan oleh sistem kereta api untuk mengangkut barang dan penumpang antara kedua negara. Ini merupakan kesepakatan kerja sama yang penting namun belum diketahui kapan akan dimulai.

 

Terkait

 

Baca Juga

“Kereta penumpang yang dapat mencapai kecepatan 200 kilometer per jam akan menghubungkan Abu Dhabi dengan Sohar di utara Muscat,“ kata Kantor Berita Oman dilansir dari The National News, Rabu (28/9).

 

Kesepakatan itu juga termasuk menghubungkan jalur layanan kargo UEA yang ada ke pelabuhan Sohar, pelabuhan laut dalam kesultanan. Oman Rail dan Etihad Rail akan membentuk perusahaan patungan untuk memperkenalkan dan mengoperasikan jaringan kereta api.

 

“Perusahaan akan menerima investasi sekitar 1,16 miliar riyal Oman atau 3 miliar dolar AS (Rp 45,9 triliun),” kantor berita UEA mengonfirmasi kesepakatan telah ditandatangani.

 

Kepala Eksekutif Etihad Rail Shadi Malak mengatakan perjanjian itu menjabarkan peta jalan strategis untuk proyek berkelanjutan yang akan berkontribusi untuk memperkuat hubungan yang solid antara UEA dan Oman. Pengumuman ini muncul Presiden Sheikh Mohamed tiba di Oman pada Selasa (27/9/2022) untuk memulai kunjungan kenegaraan selama dua hari.

 

Secara total, 16 perjanjian telah ditandatangani antara negara-negara sejauh ini. Di antaranya di bidang energi, kerja sama transportasi, komunikasi dan logistik, transportasi laut, serta kerja sama dan investasi di bidang industri.

 

Jalur kereta Etihad akan membentang sekitar 1.200 Km. Ini akan menghubungkan 11 kota dan wilayah di seluruh UEA, dari perbatasan dengan Arab Saudi hingga Fujairah di utara.

 

Pekan lalu, Etihad Rail menandatangani empat perjanjian awal dengan perusahaan internasional untuk pengoperasian kereta api, pemeliharaan dan stasiun penumpang seiring dengan kemajuan proyek kereta api nasional.

 

Sheikh Mohamed dan Sultan Haitham mengadakan pembicaraan pada Selasa yang berpusat pada visi bersama kedua pemimpin untuk kawasan yang aman dan stabil, yang mempromosikan pembangunan berkelanjutan dan mendukung ekonomi yang berkembang. Para pemimpin mengadakan sesi tatap muka setelah pembicaraan.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini