Warga Kepri Diminta Kibarkan Bendera di Hari Kesaktian Pancasila

Jumat , 30 Sep 2022, 16:47 WIB Redaktur : Ani Nursalikah
Ilustrasi. Prajurit Yon Taifib 2 Marinir TNI AL mengibarkan bendera merah putih setengah tiang di posko mereka di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/4/2021). Warga Kepri Diminta Kibarkan Bendera di Hari Kesaktian Pancasila
Ilustrasi. Prajurit Yon Taifib 2 Marinir TNI AL mengibarkan bendera merah putih setengah tiang di posko mereka di Pelabuhan Tanjung Wangi, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (25/4/2021). Warga Kepri Diminta Kibarkan Bendera di Hari Kesaktian Pancasila

IHRAM.CO.ID, PANGKALPINANG -- Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin meminta warga mengibarkan Bendera Merah Putih dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila.

 

Terkait

"Hari ini, seluruh masyarakat diimbau mengibarkan bendera setengah tiang dan 1 Oktober mengibarkan bendera penuh," kata Ridwan Djamaluddin, Jumat (30/9/2022).

Baca Juga

Ia mengatakan masyarakat dan seluruh instansi mengibarkan bendera ini sesuai imbauan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) tentang Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022.

"Setiap 1 Oktober, seluruh masyarakat merayakan kesaktian Pancasila sebagai wujud kemenangan Pancasila dalam mengatasi semangat-semangat yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila," ujarnya.

Menurutnya, Kesaktian Pancasila ini harus dimaknai oleh seluruh masyarakat khususnya generasi muda. Pancasila sudah menjadi kesepakatan nasional dan itu sejak bangsa ini didirikan Pancasila disepakati sebagai ideologi Negara Indonesia.

"Mari kita terapkan nilai-nilai Pancasila ini, bahwa dalam perjalanan akhir-akhir ini banyak diskusi, pikiran dan gerakan-gerakan," katanya.

Ia menilai dari sisi diskusi dan pemikiran-pemikiran ini merupakan sesuatu penghayatan untuk memperkuat nilai-nilai yang terkandung pada Pancasila, sementara dari sisi gerakan-gerakan yang bertentangan dengan semangat Pancasila harusnya tidak diikuti dan tidak boleh dilakukan.

"Kita sudah sepakat ideologi kita adalah Pancasila dan ini harus dijaga," katanya.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini