Senin 14 Nov 2022 05:51 WIB

Arab Saudi Terima 2 Juta Jamaah Umroh Selama 2022

Indonesia menjadi negara pengirim jamaah umroh terbanyak.

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Ani Nursalikah
Muslim berdoa di sekitar Kabah di Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, 07 Juli 2022. Arab Saudi Terima 2 Juta Jamaah Umroh Selama 2022
Foto: EPA-EFE/ASHRAF AMRA
Muslim berdoa di sekitar Kabah di Masjidil Haram di Makkah, Arab Saudi, 07 Juli 2022. Arab Saudi Terima 2 Juta Jamaah Umroh Selama 2022

IHRAM.CO.ID, MAKKAH -- Arab Saudi selama tahun ini menerima hampir dua juta peziarah dari seluruh penjuru dunia untuk menunaikan ibadah umroh. Seluruh peziarah datang melalui jalur udara, darat, dan laut.

Pelabuhan udara, darat, dan laut di Kerajaan mencatat kedatangan total 1.964.964 jamaah umroh dari luar Kerajaan, sejak awal musim umroh pada 1 Muharram 1444 (30 Juli). Dilansir Saudi Gazette, Senin (14/11/2022), jumlah kedatangan melalui bandara mencapai 1.783.392 jamaah.

Baca Juga

Sementara jumlah kedatangan melalui pelabuhan darat mencapai 180.363. Sedangkan jumlah jamaah yang datang melalui laut mencapai 1.209 jamaah. Peziarah dari Indonesia, negara berpenduduk Muslim terbesar, menempati urutan pertama di antara negara-negara yang mengirim peziarah terbanyak.

Sebanyak 551.410 jamaah umroh Indonesia tiba di Kerajaan selama musim ini. Pakistan berada di urutan kedua dengan 370.083 peziarah. India berada di urutan ketiga dengan 230.794 peziarah, lalu diikuti oleh Irak dengan 150.109 peziarah.

 

Kemudian Mesir dengan 101.657 peziarah. Bangladesh berada di urutan terakhir dengan mengirimkan 11.984 peziarah. Ada 470 perusahaan dan perusahaan Saudi yang memiliki izin untuk memberikan layanan kepada jamaah umroh dan pengunjung selama musim umrah 10 bulan yang akan berakhir pada 29 Dzulqadha, tepat sebelum ziarah tahunan haji.

Arab Saudi telah memperpanjang periode visa umroh dari satu bulan menjadi tiga bulan. Para peziarah diizinkan melakukan perjalanan ke seluruh Kerajaan selama periode visa mereka. Periode visa akan berakhir sebelum tiga bulan jika tumpang tindih dengan musim haji.

Kementerian Haji dan Umrah menekankan perlunya perusahaan dan lembaga umroh untuk berkomitmen menyediakan semua paket layanan yang dibutuhkan kepada jamaah. Hal ini untuk meningkatkan kualitas layanan di sektor ini dan memfasilitasi perjalanan para peziarah sehingga mencapai tujuan Visi Kerajaan 2030.

Kementerian Haji Saudi juga mengatakan jumlah penerima manfaat aplikasi "Nusk" (sebelumnya aplikasi Eatmarna) mencapai lebih dari 20 juta dan ini termasuk berbagai jenis izin, untuk melakukan umroh dan sholat di Masjidil Haram, mengunjungi Masjid Nabawi, selain berdoa di Rawdah Sharif.

Jumlah penerima manfaat layanan yang diperluas oleh Enaya Center di Makkah dan Madinah, yang peduli melayani jamaah umrah yang datang dari luar Arab Saudi, mencapai lebih dari 100 ribu penerima.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement